TIMETODAY.ID, BOGOR – DPRD Kabupaten Bogor meminta peran Satuan Tugas (Satgas) Pelajar diperkuat sebagai langkah pencegahan peredaran narkoba yang mulai menyasar kalangan pelajar. Permintaan itu disampaikan menyusul terungkapnya kasus peredaran pod getar mengandung etomidat di wilayah Kabupaten Bogor dengan harga berkisar Rp4 juta hingga Rp6 juta per cartridge.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengatakan, penguatan edukasi melalui Satgas Pelajar menjadi langkah penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Pemerintah Daerah, saya ingin menyampaikan bahwa ada Satgas Pelajar untuk mengedukasi kepada pelajar agar tidak mencoba-coba narkoba. Karena narkoba ini bukan hanya berdampak kepada dirinya, tapi juga keluarganya dan saudara-saudaranya,” kata Sastra, Sabtu (25/7/2026).
Sastra menilai, harga pod getar yang mencapai jutaan rupiah per cartridge menunjukkan bahwa peredaran narkoba tersebut menyasar kelompok tertentu dan perlu menjadi perhatian bersama.
“Tentu itu bukan barang murah, dan sasarannya mungkin juga bukan masyarakat biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menentukan langkah lanjutan dalam penanganan kasus penyalahgunaan narkoba tersebut.
“Kita lagi menghitung. Kita akan minta ke pihak Polres dan Pemerintah Daerah, langkah apa yang harus kita lakukan,” ucapnya.
Di sisi lain, Sastra mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar tidak pernah mencoba narkoba karena dampaknya dapat merusak masa depan dan menjerumuskan diri sendiri.
“Kita menghimbau jangan pernah coba-coba pakai narkoba. Karena kalau sudah kena, sudah gawat. Ketagihan dan menjerumuskan diri sendiri,” tegasnya.



































