TIMETODAY.ID, JAKARTA — BMW membuka babak baru dalam pengembangan kendaraan listrik lewat kehadiran The New BMW iX3, SUV listrik pertama yang dibangun di atas platform Neue Klasse. Model ini bukan sekadar penerus iX3 generasi sebelumnya, tetapi menjadi fondasi teknologi BMW untuk puluhan model listrik yang akan diperkenalkan hingga 2027.
Dalam sesi uji coba di Bangkok, Thailand, The New BMW iX3 menunjukkan kombinasi desain modern, teknologi digital canggih, dan performa berkendara yang menjadi ciri khas pabrikan asal Jerman tersebut.
Desain Modern dengan DNA BMW yang Tetap Kuat
Mengusung bahasa desain terbaru BMW, iX3 tampil lebih sederhana namun tetap mempertahankan karakter sporty khas lini X. Garis bodinya dibuat lebih bersih dengan siluet tegas yang memberi kesan futuristis sekaligus elegan.
SUV listrik ini memiliki dimensi panjang 4.782 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.635 mm, serta wheelbase 2.897 mm. Berkat platform khusus kendaraan listrik, ruang kabin terasa lebih lega tanpa harus memperbesar ukuran bodi.
BMW juga meningkatkan aspek aerodinamika hingga menghasilkan koefisien hambatan udara (Cd) sebesar 0,24, angka yang tergolong sangat rendah untuk kendaraan di kelas SUV.
Kabin Premium Dipenuhi Teknologi Digital
Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa melalui konsep interior minimalis yang tetap mengutamakan pengemudi. Dashboard bergaya floating menyatu dengan panel pintu, sementara panoramic sunroof menghadirkan kesan lapang dan terang.
Instrumen konvensional kini digantikan oleh BMW Panoramic Vision, 3D Head-Up Display, serta sistem hiburan terbaru yang berjalan menggunakan BMW Operating System X.
Pengemudi juga dapat mengatur karakter kendaraan melalui fitur My Modes, mulai dari pencahayaan kabin, tampilan visual, suara, hingga karakter berkendara.
BMW turut membekali mobil ini dengan BMW Intelligent Personal Assistant berbasis teknologi Large Language Model (LLM) sehingga interaksi melalui perintah suara menjadi lebih natural.
Didukung Empat “Superbrains”
Salah satu pembaruan terbesar pada iX3 adalah penggunaan arsitektur elektronik generasi terbaru yang dikendalikan oleh empat komputer berkinerja tinggi atau Superbrains.
Keempat sistem tersebut mengelola berbagai fungsi penting, mulai dari dinamika berkendara, fitur bantuan mengemudi, sistem infotainment, hingga berbagai fitur kenyamanan di dalam kabin.
Teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) memungkinkan kendaraan memberikan respons yang lebih cepat dan mampu mempelajari kebiasaan pengemudi.
Heart of Joy Jadi Jantung Kendali
Sorotan utama New BMW iX3 hadir melalui teknologi Heart of Joy, unit kendali terbaru yang mengatur sistem penggerak, pengereman, kemudi, regenerasi energi, hingga proses pengisian daya.
Dipadukan dengan BMW Dynamic Performance Control, sistem ini diklaim mampu memproses data hingga 10 kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Teknologi tersebut menghasilkan akselerasi yang lebih halus, pengereman lebih presisi melalui fitur Soft Stop, serta kestabilan kendaraan yang tetap terjaga dalam berbagai kondisi jalan.
Performa Tinggi dengan Jarak Tempuh Lebih dari 800 Km
The New BMW iX3 menggunakan sistem BMW eDrive Generasi Keenam (Gen6) berbasis arsitektur 800 volt, peningkatan signifikan dibanding platform 400 volt pada model sebelumnya.
Varian iX3 50 xDrive dibekali dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 345 kW (469 hp) dan torsi 645 Nm.
Spesifikasi tersebut memungkinkan SUV ini berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 4,9 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 210 km/jam.
Sumber energinya berasal dari baterai Cylindrical Cell berkapasitas 108,7 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 805 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Stabil di Jalan Raya hingga Sirkuit
Dalam pengujian di jalan raya Bangkok, iX3 menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman berkat tampilan informasi yang seluruhnya berada dalam bidang pandang pengemudi melalui Panoramic iDrive.
Sementara saat diuji di Pathumthani Speedway, SUV listrik ini menunjukkan kestabilan tinggi saat menjalani slalom di lintasan kering maupun basah.
Pada salah satu pengujian, penyelenggara bahkan meletakkan segelas air di dalam mobil saat melakukan manuver slalom dengan kecepatan sekitar 35-40 km/jam. Air di dalam gelas tetap tidak tumpah, memperlihatkan stabilitas sasis dan sistem kendali kendaraan.
Kemampuan pengereman juga menjadi salah satu keunggulan. Saat dipacu hingga mendekati 100 km/jam lalu melakukan pengereman mendadak sambil menghindari rintangan, iX3 tetap stabil dan mudah dikendalikan.
Dengan kombinasi platform Neue Klasse, teknologi Heart of Joy, sistem digital generasi baru, serta performa tinggi, The New BMW iX3 menjadi penanda arah baru BMW dalam pengembangan kendaraan listrik premium dan diproyeksikan menjadi salah satu model penting di era elektrifikasi perusahaan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































