3.000 Drone Bentuk Godzilla dan King Kong, Apple TV+ Cetak Sejarah Promosi Serial

drone
3.000 Drone Bentuk Godzilla. Foto: Apple Insider

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Langit malam Los Angeles berubah menjadi panggung raksasa yang tak biasa. Ribuan pasang mata menatap ke atas ketika cahaya-cahaya kecil mulai bergerak, menyatu, lalu membentuk sosok monster legendaris. Bukan efek CGI film, melainkan pertunjukan nyata yang digelar untuk menyambut musim kedua serial Monarch: Legacy of Monsters.

Platform streaming Apple TV+ memilih cara promosi yang jauh dari konvensional. Pada Jumat malam, 20 Februari 2026, lebih dari 3.000 drone diterbangkan secara terkoordinasi di kawasan Hollywood, Los Angeles, menghadirkan pertunjukan udara spektakuler yang langsung memecahkan rekor dunia.

Formasi drone perlahan membangun siluet raksasa dua ikon MonsterVerse, Godzilla dan King Kong. Cahaya-cahaya tersebut bergerak presisi, menciptakan ilusi pertarungan para Titan di langit kota, lengkap dengan simulasi “atomic breath” khas Godzilla yang dipadukan efek piroteknik dramatis.

Advertisement
Baca Juga :  Kolaborasi Realme dan Aston Martin, GT 7 Dream Edition Tampil dengan Desain Eksklusif

Pertunjukan ini kemudian resmi diakui oleh Guinness World Records sebagai “tallest aerial display of a fictional character formed by drones” atau tampilan karakter fiksi tertinggi yang pernah dibentuk menggunakan drone di udara.

Formasi mencapai ketinggian hampir 500 hingga 600 kaki, menjadikannya salah satu pertunjukan drone paling ambisius yang pernah digelar di Amerika Serikat.

Selama sekitar 12 menit, langit Los Angeles seolah berubah menjadi layar bioskop hidup. Banyak penonton mengira visual tersebut merupakan rekayasa digital karena tampilannya begitu realistis, padahal seluruh atraksi berlangsung secara langsung di hadapan ribuan warga yang memadati area pertunjukan.

Produksi acara ini digarap oleh agensi kreatif Heads in the Sky bekerja sama dengan Legendary Pictures sebagai produser MonsterVerse. Atmosfer sinematik semakin kuat lewat musik latar karya komposer serial, Leopold Ross, yang mengiringi setiap perubahan formasi drone.

Baca Juga :  James Ransone Tutup Usia, Pemeriksa Medis Pastikan Penyebab Kematian

Sejumlah pemeran serial, termasuk Kurt Russell dan Wyatt Russell, turut hadir menyaksikan langsung momen yang kini tercatat sebagai sejarah baru promosi industri hiburan digital.

Aksi ini memperlihatkan bagaimana strategi pemasaran serial televisi kini bergerak menuju pengalaman imersif di dunia nyata. Jika sebelumnya promosi identik dengan trailer atau poster digital, Apple TV+ menghadirkan pengalaman visual yang menyatukan teknologi, seni pertunjukan, dan fandom global dalam satu peristiwa spektakuler.

Musim kedua Monarch: Legacy of Monsters sendiri dijadwalkan tayang perdana pada 27 Februari 2026. Dua episode awal akan dirilis sekaligus, kemudian dilanjutkan dengan episode baru setiap minggu.

Serial ini kembali mengikuti organisasi rahasia Monarch yang menyelidiki keberadaan para Titan, dengan konflik lebih besar, monster baru, serta pengembangan karakter yang dijanjikan lebih mendalam dibanding musim sebelumnya.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel