Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Kalulu

kartu
Alessandro Bastoni meminta maaf atas selebrasinya usai kartu merah Pierre Kalulu dalam laga Inter vs Juventus yang berakhir kontroversial. (Getty Images)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, angkat bicara terkait kartu merah kontroversial yang diterima bek Juventus, Pierre Kalulu. Bastoni mengakui dirinya tidak seharusnya merayakan insiden tersebut.

Kemenangan Inter atas Juventus dengan skor 3-2 di Giuseppe Meazza, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB, memunculkan polemik setelah Kalulu diusir wasit pada menit ke-42.

Kalulu menerima kartu kuning kedua usai dianggap melanggar Bastoni. Keputusan itu memicu perdebatan karena pihak Juventus menilai tidak ada pelanggaran dan menganggap Bastoni berpura-pura.

Advertisement

Situasi makin panas ketika Bastoni terlihat melakukan selebrasi di belakang Kalulu yang terkejut dengan kartu merah tersebut. Insiden itu turut memicu keributan di luar lapangan saat kubu Juventus melancarkan protes keras.

Baca Juga :  Kenakan Topeng Messi, WNA China Jarah Rumah Kosong di Bogor

Akibat kejadian tersebut, Bastoni mendapat kecaman dari pendukung Juventus, terutama di media sosial. Bahkan, muncul ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada istri dan anak-anaknya.

Merespons hal itu, Bastoni menyampaikan permintaan maaf atas selebrasinya yang dinilai berlebihan. Meski begitu, ia menilai reaksi sebagian fans terlalu berlebihan. Ia mencontohkan situasi serupa yang pernah dialaminya saat Inter kalah dari Liverpool.

“Manusia wajar membuat kesalahan, tapi saya juga harus bisa mengakui itu, jadi itulah alasan saya ada di sini. Saya minta maaf karena bereaksi seperti itu, saya seharusnya tidak seperti itu,” ujar Bastoni seperti dikutip Football Italia.

Baca Juga :  FKMB Ontrog Kantor KPU Kota Bogor, Tuntut Transparansi Anggaran Pilkada 2024

“Tapi, karier saya harusnya tidak dinilai dari insiden seperti ini. Saya tidak berpikir akan seramai ini, saya melihat ada banyak kemunafikan di sini. Saya bahkan mendengar ada perkataan yang tidak pantas diucapkan. Saya berterima kasih kepada mereka yang cuma menyebut saya ‘bodoh’ dan membiarkannya seperti itu,” sambungnya.

“Saya sama sekali tidak terpengaruh. Kita rapuh sebagai manusia. Saya sudah biasa mendengar pemberitaan seperti ini dan presiden klub berhak menjelaskan itu.

“Secara mental saya baik-baik saja, hal sama terjadi di laga sebelumnya ketika Liverpool dihadiahi penalti. Wirtz tidak mendapat perlakuan sama seperti saya.”

(MG7)

Editor : Davin

Sumber : detiksport.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel