Luapan Kali Cijayanti Rendam 73 Rumah di Bogor

Kali Cijayanti
Petugas meninjau bagian rumah yang jebol akibat luapan Kali Cijayanti di Kampung Babakan Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (11/2/2026) malam. Banjir setinggi hingga 1,6 meter menyebabkan dinding rumah ambruk dan merendam puluhan permukiman warga. Foto: Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Luapan Kali Cijayanti merendam 73 rumah warga di Kampung Babakan Cicerewed, RT 01 hingga RT 05/RW 01, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (11/2/2026) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan, banjir terjadi setelah hujan deras berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam durasi cukup lama.

“Aliran Kali Cijayanti meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian air mulai dari 50 sentimeter hingga 160 sentimeter,” ujar Adam, Kamis (12/2/2026).

Advertisement

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD, sebanyak 73 rumah terdampak yang dihuni 76 kepala keluarga atau 279 jiwa. Dari jumlah tersebut, empat rumah mengalami kerusakan sedang yang dihuni empat kepala keluarga atau 15 jiwa. Satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan dan dihuni dua kepala keluarga atau sembilan jiwa. Adapun 68 rumah lainnya terdampak genangan.

Baca Juga :  Ngeri! 10 Persen Pohon di Kota Bogor Terancam Roboh, Ini Penyebabnya!

Kerusakan sedang antara lain berupa tembok samping rumah ambruk dan dinding kamar jebol. Sementara itu, kerusakan ringan terjadi pada bagian tembok dapur dengan ukuran sekitar satu meter persegi.

Sebagian besar rumah terendam air setinggi 50 hingga 160 sentimeter. Meski tidak seluruhnya merusak struktur bangunan, genangan menyebabkan lumpur masuk ke dalam rumah dan merendam perabotan warga.

Baca Juga :  Longsor di Caringin Bogor, 4 Unit Rumah Warga Tertimbun

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

“Tidak ada korban,” kata Adam.

BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur terkait melakukan koordinasi, pembersihan material lumpur, serta memberikan edukasi kebencanaan kepada warga. Saat ini, banjir dilaporkan telah berangsur surut dan warga bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan.

“Saat ini juga dibutuhkan penanganan lanjut dari instansi terkait,” ujar Adam.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel