
TIMETODAY.ID, BOGOR – Delapan rumah di RW 01 Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa barat rusak berat akibat banjir yang terjadi pada Rabu (11/2/2026) sore. Puluhan warga penghuni rumah tersebut direlokasi ke 20 unit rumah kontrakan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kedelapan rumah yang rusak berat tersebut berada di RT 04 dan RT 05. Kondisi bangunan dinilai tidak layak huni setelah diterjang banjir setinggi dua meter.
“Rumahnya sudah jebol dan ambruk, tidak bisa ditinggali lagi. Kami khawatir ada banjir susulan,” kata Sekretaris RW 01 Desa Cijayanti, Deden (33), saat ditemui di lokasi, Kamis (12/2/2026).
Lokasi rumah kontrakan berada tidak jauh dari tempat kejadian, masih dalam satu RW, tepatnya di wilayah RT 03 dan RT 05. Pemilihan lokasi dimaksudkan agar warga tetap dapat memantau kondisi rumah mereka.
“Sudah disiapkan rumah kontrakan yang digratiskan oleh Bupati,” ujar Deden.
Saat ini, warga terdampak masih membersihkan sisa lumpur dan memilah barang yang masih dapat digunakan sebelum pindah ke lokasi relokasi sementara.
Banjir di Desa Cijayanti terjadi sekitar pukul 15.30 WIB akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan Kali Cisarapati meluap. Data sementara mencatat total 73 unit rumah terdampak yang dihuni 76 kepala keluarga atau 279 jiwa. Rinciannya, empat unit rumah rusak sedang (4 KK/15 jiwa), satu unit rumah rusak ringan (2 KK/9 jiwa), dan 68 unit rumah terendam banjir (72 KK/255 jiwa).
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































