Tim Tenis Indonesia Siap Balas Kekalahan dari Togo di Piala Davis 2026

Tim tenis
Tim Davis Indonesia (Foto: PP Pelti)

TIMETODAY.ID, JAKARTA Tim tenis putra Indonesia kembali berada di persimpangan penting dalam perjalanan mereka di ajang Piala Davis 2026. Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Togo pada babak play-off Grup II Dunia, sebuah laga yang bukan sekadar perebutan tiket bertahan di level kompetisi, tetapi juga momentum pembalasan atas kekalahan sebelumnya.

Indonesia menghadapi tekanan besar dalam pertandingan ini. Kemenangan menjadi harga mati jika ingin tetap berada di Grup II Dunia. Kegagalan akan membuat tim kembali turun ke Grup III zona Asia/Oceania, level yang sempat mereka rasakan dua tahun lalu.

Kenangan pahit masih membekas ketika Indonesia harus terdegradasi pada 2024 setelah kalah tipis 2-3 dari Togo dalam play-off relegation Davis Cup World Grup II. Namun, semangat kebangkitan ditunjukkan pada 2025 ketika Indonesia berhasil menjuarai Pool B Piala Davis Grup III Asia/Oceania di Vietnam, yang mengantarkan mereka kembali ke babak play-off Grup II Dunia.

Advertisement

Kini, perjalanan Indonesia menghadirkan tantangan yang sama. Togo kembali menjadi lawan yang harus dihadapi dalam laga penentuan yang digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, pada 7-8 Februari 2026. Bersama 25 negara lainnya, Indonesia bersaing memperebutkan 13 slot menuju Grup II Dunia. Tim yang gagal akan kembali ke Grup III sesuai zona benua masing-masing.

Baca Juga :  Jadwal Liga Champions 2024/2025, Pertarungan Sengit di Babak Pembuka

Andalkan Skuad Emas SEA Games

Untuk menghadapi pertandingan krusial ini, Indonesia menurunkan komposisi pemain terbaik yang sebelumnya sukses meraih medali emas beregu putra SEA Games Thailand 2025. Skuad tersebut diisi oleh Christopher Rungkat, Justin Barki, Muhammad Rifqi Fitriadi, Anthony Susanto, dan Lucky Candra Kurniawan.

Muhammad Rifqi Fitriadi mengaku optimistis bisa memberikan kontribusi poin bagi Indonesia meski harus tampil di laga pembuka yang sarat tekanan.

“Besok kan kita ada dua tunggal. Kita juga timnya menurunkan kekuatan penuh, tim terbaik kita. Mudah-mudahan besok kita bisa well perform, saya dan Justin, dan bisa menyumbang poin,” kata Rifqi saat ditemui setelah pengundian Piala Davis di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/1/2026).

Ia menyadari ekspektasi tinggi menyertai pertandingan tersebut, tetapi pengalaman bertanding di level internasional menjadi modal penting untuk mengelola tekanan.

“Tekanan pasti ada. Tapi karena kita sudah sering bertanding, jadi tekanannya kita jadikan sebagai tantangan tersendiri. Ini impian semua atlet (tenis) buat main di Piala Davis,” ujarnya.

Target Kemenangan dan Keuntungan Tuan Rumah

Pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) menargetkan kemenangan atas Togo sebagai langkah strategis mempertahankan posisi Indonesia di Grup II Dunia. Sekretaris Jenderal Pelti, Andi Fajar Asti, menilai kesiapan tim cukup optimal karena para pemain sudah terbiasa bermain bersama sejak SEA Games.

Baca Juga :  Napoli Juara Liga Italia 2025, Ungguli Inter di Pekan Terakhir

“Target kami meriah kemenangan lawan Togo agar bisa masuk Grup II Dunia. Siapa pun lawannya Indonesia siap Ini komposisi terbaik dan mereka sebelumnya sudah ikut SEA Games sehingga adaptasinya tak terlalu sulit,” ujar Andi.

Selain faktor kesiapan tim, keuntungan bermain di kandang sendiri juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.

Jadwal Pertandingan Indonesia vs Togo

Babak play-off Grup II Dunia Piala Davis 2026 akan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian pertandingan tunggal dan ganda:

7 Februari 2026 – Pukul 10.00 WIB

  • Muhammad Rifqi Fitriadi vs Noah Koffi
  • Justin Barki vs Kwami Stanislas Dussey

8 Februari 2026 – Pukul 10.00 WIB

  • Justin Barki/Christopher Rungkat vs Kwami Stanislas Dussey/Jean-Paul Kadangah Kili
  • Muhammad Rifqi Fitriadi vs Kwami Stanislas Dussey
  • Justin Barki vs Noah Koffi

Laga ini menjadi ujian konsistensi sekaligus ajang pembuktian bagi skuad Merah Putih untuk menjaga eksistensi Indonesia di level tenis dunia. Dukungan publik tuan rumah diharapkan mampu menambah energi bagi para pemain dalam menuntaskan misi penting tersebut.

 

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel