Cerita Sudrajat, Pedagang Es Gabus Dipaksa Mengaku Jualannya dari Bahan Spons

pedagang es gabus
Sudrajat (50) saat ditemui wartawan di kediamannya di Kampung Panjang, Bojonggede Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Seorang pedagang es gabus, Sudrajat (50), mengaku dipaksa untuk mengakui bahwa dagangannya terbuat dari bahan spons atau bedak oleh dua oknum aparat. Peristiwa itu terjadi saat ia berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (25/1/2025) pagi.

“Disuruh ngaku, es spons itu dari bedak. ‘Ngaku enggak lu?’, sambil ditonjok. Jedot-jedot saja sama dua-duanya,” kisah Sudrajat saat ditemui di kediamannya, Selasa (28/1/2025).

Sudrajat membantah tuduhan tersebut. Ia menuturkan, kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika dua oknum aparat mendatanginya saat tengah berjualan es kue jadul atau es gabus. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak dagangan korban dirusak sebelum ia diduga mengalami kekerasan fisik.

Advertisement
Baca Juga :  Bus Warga Jakarta Terbalik di Bogor, Sejumlah Penumpang Luka-Luka

“Waktu divideo itu sudah dipukul. Saya diam saja. Habis, mereka main keroyok. Rakyat kita di bawah, mereka di atas,” ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, Sudrajat sempat diamankan ke Polsek Kemayoran. Ia ditahan sejak siang hari hingga sekitar pukul 03.00 WIB keesokan harinya sebelum akhirnya dipulangkan.

Baca Juga :  Maaf Tak Cukup untuk Sudrajat

“Sampai jam 3 pagi, terus saya diantar sama polisi,” katanya.

Sudrajat diketahui telah berjualan es gabus selama kurang lebih 30 tahun. Sebelumnya, ia berdagang di kawasan Mangga Besar sebelum berpindah ke Kemayoran. Kini, ia tinggal di rumah milik orang tuanya bersama keluarganya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel