Hati Glasner Hancur, Murka Guehi Dijual Palace ke Man City Tanpa Persetujuannya

guehi
Oliver Glasner murka setelah Crystal Palace melepas Marc Guehi ke Manchester City tanpa persetujuannya, membuat sang manajer merasa dikhianati oleh pemilik klub. (Foto: Getty Images)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Manajer Crystal Palace Oliver Glasner mengaku sangat terpukul usai Marc Guehi resmi hengkang ke Manchester City. Pelatih asal Austria itu bahkan meluapkan kemarahannya kepada pemilik klub karena merasa keputusan penjualan sang kapten dilakukan tanpa persetujuannya.

Manchester City meresmikan transfer Marc Guehi dari Crystal Palace pada Senin (19/1). The Citizens dikabarkan harus merogoh kocek sebesar 20 juta paun untuk memboyong bek timnas Inggris tersebut, yang kemudian diikat kontrak jangka panjang hingga 2031.

Isu kepindahan Guehi ke Man City sebenarnya sudah berhembus kencang dalam beberapa hari terakhir. Glasner bahkan sempat membocorkan transfer tersebut usai Palace kalah 1-2 dari Sunderland, Minggu (18/1).

Advertisement
Baca Juga :  Media Asing Sorot Timnas Indonesia Saat Kalah Melawan Irak di Piala Asia U-23

Namun di balik kepindahan itu, tersimpan kekecewaan mendalam dari Glasner. Ia secara terbuka mengkritik pemilik Crystal Palace, Steve Parish, karena menjual Guehi tanpa persetujuannya. Glasner merasa keputusan tersebut menunjukkan minimnya dukungan dari jajaran petinggi klub terhadap ambisinya membawa Palace terus berprestasi.

Situasi ini bukan kali pertama dialami Glasner. Dalam kurun waktu enam bulan, ia sudah dua kali kehilangan pemain kunci. Sebelumnya, Palace juga melepas Eberechi Eze ke Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu. Baik Eze maupun Guehi merupakan pilar utama dalam skema permainan Glasner.

“Jika hati Anda hancur dua kali setahun, Eze satu hari sebelum pertandingan di musim panas dan kapten Anda satu hari sebelum pertandingan—saya benar-benar tidak mengerti,” ujar Glasner, dikutip dari BBC.

Baca Juga :  Detik-detik Mobil Dinas Kecamatan Gunung Sindur Dibobol Maling, Laptop Raib

“Saya sudah berkecimpung di dunia sepak bola selama 30 tahun dan belum pernah mengalami hal seperti ini, sekali pun. Sekarang terjadi dua kali dalam enam atau tujuh bulan. Itulah kondisi kita sekarang,” lanjutnya.

Kondisi tersebut membuat Glasner dikabarkan mulai tidak betah di Selhurst Park. Mantan pelatih Eintracht Frankfurt itu disebut-sebut berpeluang meninggalkan Crystal Palace pada akhir musim nanti.

Glasner sendiri menangani Palace sejak 2024 dan mencatatkan prestasi gemilang dengan mempersembahkan gelar Piala FA serta Community Shield bagi klub asal London tersebut.

(MG7)

 

Editor : Davin

Sumber : detiksport.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel