TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan buku pelajaran. Lebih dari itu, pendidikan adalah proses membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri anak-anak Indonesia, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Itulah sebabnya Prabowo meminta keterlibatan aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Program pendidikan gratis ini dirancang sebagai jalan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sekaligus pembinaan karakter.
Dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat, Prabowo menekankan bahwa peran TNI dan Polri tidak berhenti pada dukungan teknis semata. Ia berharap anggota TNI-Polri turut hadir sebagai figur teladan bagi para siswa.
“Mungkin secara bergilir mengirim beberapa perwira untuk bantu. Dikunjungi, dibina, diberi cara berpakaian yang baik, cara pakai dasi yang baik, cara pakai baret yang baik,” ujar Prabowo, Rabu (14/1/2026).
Menurut Kepala Negara, nilai-nilai disiplin, ketertiban, dan tanggung jawab yang melekat pada TNI dan Polri merupakan bekal penting bagi anak-anak Sekolah Rakyat.
Bahkan hal-hal sederhana seperti berpakaian rapi dan menjalani rutinitas dengan tertib dinilai mampu membentuk karakter kuat sejak usia dini.
Tak hanya menyasar siswa, Prabowo juga mengingatkan peran penting guru sebagai panutan. Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak akan berhasil tanpa contoh nyata dari para pendidik.
“Guru harus selalu memberi contoh. Tampil di depan murid harus dalam keadaan yang baik, tertib, dan rapi,” kata Prabowo, sembari menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, kepala sekolah, dan pihak yang terlibat dalam program Sekolah Rakyat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta jajaran menteri terkait untuk turun tangan mengatasi berbagai kendala di lapangan, mulai dari kekurangan fasilitas hingga perlengkapan sekolah. Ia menegaskan bahwa setiap kekurangan harus segera diperbaiki agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan bermartabat.
Program Sekolah Rakyat sendiri dinilai Prabowo sebagai langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan memperluas akses belajar dan memperkuat kualitas sumber daya manusia, pemerintah menargetkan pendirian hingga 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia hingga tahun 2029.
Bagi Prabowo, Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan pendidikan, melainkan ruang harapan—tempat anak-anak Indonesia dibentuk menjadi generasi disiplin, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































