TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor kembali mengulurkan tangan kepada masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Program mudik gratis yang telah menjadi tradisi tahunan ini direncanakan mengangkut ribuan pemudik pada pertengahan Maret mendatang, tepat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, menyatakan pihaknya tengah mempersiapkan sekitar 39 hingga 40 unit bus untuk melayani warga yang hendak pulang kampung. Jumlah ini belum termasuk kemungkinan penambahan armada dari Kepolisian Resor Bogor yang tahun lalu turut berkontribusi dengan 10 unit bus.
“Armada sekitar 40, kita juga sedang berkoordinasi dengan pihak Polres apakah akan bergabung kembali untuk kegiatan mudik gratis ini. Tahun kemarin Polres menambahkan 10 unit, sementara kita menyediakan 39 hingga 40 unit,” ujar Bayu, Senin (12/1/2026).
Dengan asumsi setiap bus dapat menampung 32 penumpang, total kapasitas yang dapat dilayani mencapai sekitar 1.280 pemudik untuk sekali jalan. Mengingat program ini melayani perjalanan pulang dan pergi, jumlah pemudik yang dapat difasilitasi diperkirakan akan berlipat ganda.
“Tinggal dihitung saja, 40 kali 32 penumpang,” kata Bayu.
Meski demikian, Bayu masih melakukan penghitungan detail terkait kuota peserta yang akan ditetapkan. Hal ini untuk memastikan distribusi layanan merata dan terencana dengan baik.
Terkait mekanisme pendaftaran, Ia masih mengkaji sistem yang paling efektif. Bayu menyebutkan dua opsi yang tengah dipertimbangkan antara pendaftaran daring atau konvensional dengan datang langsung ke lokasi pendaftaran.
“Yang jelas kami sudah menyosialisasikan melalui kanal online tentang kegiatan mudik gratis ini. Persyaratannya gratis, tidak dipungut biaya,” terang Bayu.
Menurutnya, sosialisasi dan pendataan calon pemudik telah dimulai sejak awal Januari 2026. Langkah ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan kepulangan mereka. Selain itu, pendataan dini juga bertujuan agar distribusi pendaftar lebih merata dan tidak menumpuk di hari-hari terakhir menjelang keberangkatan.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto, menegaskan bahwa persiapan program mudik gratis dilakukan secara sistematis dan terencana sejak awal tahun. Pendataan calon pemudik menjadi tahap krusial untuk memastikan kelancaran program.
“Kami akan bersiap kembali. Pendataan sudah dimulai sejak Januari sehingga kegiatan ini dapat berjalan aman dan terencana,” kata Rudy.
Pendekatan bertahap ini dipilih untuk menghindari berbagai kendala yang mungkin muncul, seperti kelebihan kapasitas atau ketidaksesuaian rute perjalanan dengan kebutuhan pemudik. Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Polres Bogor, juga terus dilakukan untuk mengoptimalkan jumlah armada yang tersedia.
Program mudik gratis Pemkab Bogor diproyeksikan sekitar 18 Maret 2026, beberapa hari sebelum Idulfitri yang jatuh pada 21-22 Maret 2026. Jadwal ini bertepatan dengan periode libur panjang.
Perkiraan awal Ramadan 2026 berdekatan dengan libur Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, didahului cuti bersama pada 16 Februari. Sementara untuk Idulfitri, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, libur nasional ditetapkan pada 21-22 Maret dengan cuti bersama pada 20 Maret serta 23-24 Maret 2026.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































