TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menjemur pakaian di bawah sinar matahari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Panas matahari dianggap sebagai solusi paling praktis untuk mengeringkan baju dengan cepat, sekaligus menghemat listrik karena tak perlu mengandalkan mesin pengering.
Selain murah dan ramah lingkungan, sinar matahari juga dikenal mampu membantu membunuh bakteri penyebab bau. Tak heran jika jemuran di bawah terik matahari masih menjadi pilihan utama di banyak rumah.
Namun, kebiasaan ini ternyata tidak selalu aman untuk semua jenis pakaian. Alih-alih kering sempurna, beberapa bahan justru berisiko rusak, berubah tekstur, hingga menjadi sarang jamur jika dijemur langsung di bawah matahari. Lalu, pakaian apa saja yang sebaiknya tidak dijemur di tempat terbuka?
Jenis Pakaian yang Sebaiknya Tidak Dijemur di Bawah Matahari
Tidak semua kain bereaksi baik terhadap panas dan paparan sinar UV. Berikut beberapa jenis pakaian yang sebaiknya dikeringkan dengan cara lain.
1. Celana Denim
Celana jeans sering kali terlihat “aman” dijemur di luar rumah. Padahal, bahan denim yang tebal membutuhkan waktu lama untuk benar-benar kering. Paparan matahari langsung justru bisa membuat serat kain menjadi kaku dan terasa tidak nyaman saat dipakai.
Jika terlalu sering dijemur di bawah matahari, denim juga berisiko mengalami penurunan kualitas, mulai dari warna yang cepat pudar hingga bahan yang mudah robek seiring waktu.
2. Pakaian Katun Tebal
Katun ringan relatif aman dijemur di bawah matahari. Namun, katun dengan serat tebal adalah cerita lain. Bahan ini menyimpan air lebih lama, sehingga proses pengeringannya memakan waktu.
Jika terlalu lama dijemur, pakaian katun tebal justru bisa menimbulkan bau apek yang sulit dihilangkan. Kondisi lembap yang bertahan lama menjadi penyebab utamanya.
3. Selimut dan Handuk
Selimut dan handuk wajib dicuci rutin, tetapi keduanya tidak ideal dijemur langsung di bawah sinar matahari. Ukurannya besar dan bobotnya bertambah berat setelah dicuci, membuat proses pengeringan berlangsung lebih lama.
Masalah muncul ketika bagian dalam kain masih lembap meski bagian luar terlihat kering. Kondisi ini sangat rentan memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, yang bisa menyebabkan gatal atau reaksi alergi saat bersentuhan dengan kulit.
4. Pakaian Berbahan Polyester
Polyester dikenal sebagai bahan yang awet, ringan, dan tidak mudah kusut. Meski begitu, kain ini kurang cocok dijemur langsung di bawah matahari.
Polyester cenderung menahan kelembapan, sehingga jika dijemur terlalu lama di luar ruangan bisa memicu bau tidak sedap. Selain itu, paparan panas berlebih juga dapat memengaruhi struktur serat kain dalam jangka panjang.
Jemur dengan Bijak
Menjemur pakaian memang terlihat sepele, tetapi cara yang keliru bisa berdampak pada usia pakai pakaian dan kesehatan kulit. Untuk bahan-bahan tertentu, mengeringkan di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik sering kali menjadi pilihan yang lebih aman.
Dengan memahami karakter masing-masing bahan, pakaian tidak hanya awet lebih lama, tetapi juga tetap nyaman dan aman digunakan sehari-hari.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































