
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Perkembangan kendaraan listrik di China tak hanya berfokus pada baterai dan performa, tetapi juga pada aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara. Salah satu yang kini mendapat perhatian adalah sistem pencahayaan dan visibilitas kendaraan energi baru atau new energy vehicles (NEV).
Dalam sebuah pertemuan industri yang berlangsung di Changzhou, Provinsi Jiangsu, lebih dari 30 produsen dan pemasok otomotif sepakat menjalin kolaborasi guna meningkatkan kualitas sistem pencahayaan cerdas berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman sekaligus nyaman bagi pengguna kendaraan listrik.
Pencahayaan kendaraan modern kini tak lagi sekadar berfungsi sebagai penerang jalan. Sistem ini telah terintegrasi dengan sensor, kontrol elektronik, serta fitur adaptif yang mendukung teknologi bantuan pengemudi dan sistem keselamatan. Karena itu, penyelarasan standar kualitas menjadi langkah penting seiring makin kompleksnya teknologi kendaraan pintar.
Kolaborasi ini diperkenalkan dalam ajang China New Energy Vehicle Quality and Reliability Improvement Project Promotion Conference, yang juga menjadi momentum peluncuran inisiatif khusus sistem pencahayaan dan visibilitas kendaraan cerdas. Acara tersebut dihadiri berbagai produsen otomotif besar serta pemasok teknologi yang terlibat dalam pengembangan NEV.
Melalui kerja sama ini, industri otomotif China berharap dapat meningkatkan konsistensi kinerja sistem pencahayaan sekaligus memperkuat daya saing kendaraan listrik buatan dalam negeri di pasar global. Langkah tersebut juga mencerminkan upaya industri untuk menghadirkan inovasi yang tak hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan pengguna. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































