
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan seluruh calon jemaah haji asal daerahnya bisa memanfaatkan fasilitas akomodasi lokal pada 2027 mendatang. Dengan selesainya pembangunan pusat layanan haji dan umrah di kawasan Gelora Pakansari, masyarakat tidak lagi harus menginap di embarkasi haji di luar daerah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Hingga akhir 2025, pembangunan baru mencapai sekitar 50 persen. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa sisa pembangunan akan difokuskan pada fasilitas penunjang, termasuk hotel dan asrama haji yang dibangun di sekitar Masjid Raya Nurul Wathon.
“Yang 50 persen itu kami fokuskan pada pembangunan asrama haji. Masjidnya sendiri sudah selesai, lengkap dengan miniatur Ka’bah, dan kami juga sedang menyiapkan tempat sa’i. Saat ini difungsikan untuk belajar to’af,” ujar Eko, Senin (29/12/2025).
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan masjid hanyalah bagian dari konsep besar pusat layanan haji dan umrah yang sedang dikembangkan. Infrastruktur terintegrasi ini diharapkan memberikan kemudahan maksimal bagi calon jemaah.
“Target kami, pada 2027, seluruh calon haji Kabupaten Bogor tidak perlu lagi menginap di embarkasi. Mereka bisa difasilitasi menginap di asrama atau hotel haji yang akan dibangun,” kata Rudy.
Selain sebagai tempat ibadah, pembangunan bertahap ini menghadirkan nilai edukasi dan religius. Masjid dengan miniatur Ka’bah dan fasilitas sa’i berfungsi sebagai tempat belajar praktik ibadah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, sekaligus memperkuat konsep kawasan haji dan umrah terpadu di Kabupaten Bogor.
Dengan progres pembangunan yang terencana, Pemkab Bogor optimistis target 2027 tercapai, sehingga layanan haji lokal menjadi lebih efisien, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































