Influencer Mary Magdalene Meninggal di Phuket, Dugaan Bunuh Diri Masih Diselidiki

mary magdalene
mary magdalene. Foto: dok. Instagram

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Influencer Mary Magdalene, yang dikenal lewat penampilan ekstremnya, ditemukan meninggal dunia di Thailand. Kepergiannya memicu beragam spekulasi di media sosial, terutama yang mengaitkannya dengan kondisi kesehatan mental.

Perempuan berdarah Meksiko-Kanada dengan nama asli Denise Ivonne Jarvis Góngora itu dilaporkan terjatuh dari balkon. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya. Namun, sejumlah pengguna media sosial menduga Mary sengaja melompat dari balkon hotel tempatnya menginap.

Kematian Mary Magdalene langsung menjadi perbincangan di berbagai forum daring. Di Reddit, sejumlah pengguna mengaitkan peristiwa tersebut dengan kondisi psikologisnya, yang dinilai terpengaruh oleh obsesinya terhadap operasi plastik dan tato ekstrem. Sebagian warganet bahkan menjulukinya sebagai “pecandu operasi plastik dan tato.”

Advertisement
Baca Juga :  Wafatnya Ratu Sirikit, PM Thailand Batal Hadiri KTT ASEAN di Malaysia

“Suaranya seperti dia melompat. Beberapa tahun lalu dia pernah menulis tentang betapa berat dampak semua operasi plastik terhadap dirinya,” tulis seorang pengguna Reddit.

Pengguna lain juga mengaitkan riwayat operasi yang dijalani Mary dengan kematiannya.

“Riwayat operasi yang berlebihan itu kemungkinan besar berkaitan dengan kematiannya,” tulis warganet lainnya.

Komentar serupa muncul dari netizen yang menilai tindakan bedah ekstrem dalam jumlah besar kerap berhubungan dengan masalah psikologis. Selain itu, sebagian pengguna media sosial menyoroti perubahan nama salah satu akun Instagram Mary menjadi “MaryMagdaleneDied” tak lama sebelum ia meninggal, yang dianggap memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut bukan kecelakaan.

Influencer berusia 33 tahun itu dikenal memiliki ukuran dada ekstrem 38J. Pada 2023, Mary sempat mengungkap bahwa salah satu implan payudaranya pecah akibat ukuran yang terlalu besar. Ia kemudian memutuskan untuk mengecilkan implan dan membuang implan lama dengan berat mencapai 9 kilogram.

Baca Juga :  Dulu Gelar Tikar di Atas Septic Tank, Kini Nina Mpok Alpha Tinggal di Rumah Mewah Bergaya American Classic

Selain operasi plastik, Mary juga dikenal gemar melakukan tato ekstrem. Tak hanya di tubuh, ia juga menato wajah hingga bola matanya, yang hampir membuatnya kehilangan penglihatan.

Mary Magdalene ditemukan meninggal di area parkir Patong Tower, Phuket, tak lama setelah melakukan check-in untuk menginap satu malam. Jasadnya ditemukan oleh staf hotel sekitar satu jam setelah kedatangannya. Sebelumnya, Mary sempat mengunggah sejumlah pesan bernuansa samar di media sosial, yang belakangan ditafsirkan sebagai isyarat sebelum kepergiannya.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel