Masih Bisa Tumbuh? Kenali Ciri-Ciri Pertumbuhan Tinggi yang Perlu Dioptimalkan

tinggi
ilustrasi mengukur tinggi badan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pertumbuhan tinggi badan menjadi perhatian banyak orang, terutama ketika prosesnya terasa melambat atau terlihat berbeda dibanding teman sebaya. Kekhawatiran ini wajar karena setiap individu memiliki pola perkembangan yang berbeda.

Menurut Alodokter, untuk mengetahui apakah tubuh masih memiliki potensi bertambah tinggi, penting mengenali proses pertumbuhan dan tanda-tanda yang menunjukkan pertumbuhan masih berlangsung.

5 Ciri Tubuh Masih Bisa Tinggi

  1. Usia di bawah 18–20 tahun
    Pertumbuhan tinggi badan umumnya berlangsung hingga akhir masa pubertas. Perempuan biasanya berhenti tumbuh pada usia 16–18 tahun, sedangkan laki-laki sekitar 18–20 tahun. Pada rentang usia ini, lempeng pertumbuhan (growth plate) biasanya mulai menutup, sehingga pertumbuhan melambat. Namun, kecepatan penutupan growth plate berbeda tiap individu.
  2. Masih mengalami perubahan fisik
    Jika tubuh masih bertambah tinggi, berat badan naik, atau pakaian cepat terasa sempit, ini menandakan proses pertumbuhan masih aktif. Perubahan ukuran tubuh menunjukkan tulang dan jaringan lain masih berkembang.
  3. Muncul tanda pubertas
    Tanda pubertas, seperti menstruasi pertama pada perempuan atau mimpi basah pada laki-laki, menandakan tubuh masih dalam fase pertumbuhan aktif. Meski kecepatannya berbeda, potensi tinggi badan masih ada.
  4. Lempeng pertumbuhan belum menutup
    Seseorang masih bisa bertambah tinggi selama growth plate pada tulang panjang belum menutup. Penutupan growth plate hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan rontgen oleh dokter.
Baca Juga :  Betis Kram di Malam Hari? Ini Penyebab dan Solusinya Agar Tidur Nyenyak

“Jadi, untuk memastikannya, sebaiknya konsultasi dengan dokter dulu ya,” tulis Alodokter.

Advertisement
  1. Suara belum berubah permanen pada laki-laki
    Bagi sebagian laki-laki, suara yang baru mulai pecah dan belum stabil menandakan pubertas masih berlangsung. Selama fase ini, pertumbuhan tinggi badan masih mungkin terjadi.

Tips Memaksimalkan Potensi Pertumbuhan

Selain memperhatikan ciri-ciri di atas, gaya hidup sehat juga dapat membantu mengoptimalkan tinggi badan, seperti:

  • Konsumsi protein dari ayam, telur, ikan, tahu, atau tempe untuk mendukung pembentukan otot dan tulang.
  • Penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D untuk memperkuat tulang.
  • Lakukan aktivitas fisik rutin, misalnya jalan cepat, bersepeda, atau berenang.
  • Lakukan peregangan sederhana setiap hari agar postur tetap baik.
  • Tidur cukup setiap malam untuk merangsang hormon pertumbuhan.
  • Jaga berat badan ideal agar tulang tidak terbebani berlebihan.
  • Minum cukup air untuk mendukung metabolisme.
  • Hindari rokok, vape, dan alkohol karena dapat mengganggu pertumbuhan tulang dan hormon.
  • Perbaiki postur saat duduk dan menggunakan gadget.
Baca Juga :  7 Cara Efektif Mengatasi Anemia agar Tubuh Kembali Bugar

“Jika kamu masih menunjukkan beberapa ciri-ciri masih bisa tinggi, memanfaatkan masa ini dengan pola hidup sehat yuk! Hal ini dapat membantumu mencapai tinggi badan yang optimal sesuai potensi tubuhmu,” tulis Alodokter.

Meski pertumbuhan kadang terasa melambat atau berhenti lebih cepat dari yang diharapkan, kekhawatiran ini normal. Jika muncul tanda-tanda pubertas yang tidak biasa atau masalah kesehatan tulang, segera konsultasikan dengan dokter.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel