Remaja Tewas Diterkam Singa Setelah Nekat Masuk Kandang di Kebun Binatang Brasil

remaja
Remaja Tewas Diterkam Singa Setelah Nekat Masuk Kandang di Kebun Binatang Brasil. Foto/X/via news.com.au

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Seorang remaja berusia 19 tahun di Brasil tewas dalam insiden tragis setelah menerobos kandang singa betina di Arruda Camera Park, atau Bica Park, di Joao Pessoa, wilayah timur laut Brasil, Minggu lalu. Korban, Gerson Machado, masuk ke area terlarang dengan memanjat pagar setinggi enam meter dan turun melalui sebuah pohon palem.

Rekaman video dari pengunjung menunjukkan suasana panik sesaat sebelum tragedi terjadi. Beberapa orang berusaha memperingatkan Machado, termasuk seorang perempuan yang berteriak, “Jangan, jangan masuk, Nak!”, sementara pengunjung lain terdengar berkata, “Ya Tuhan, dia mau turun.”

Menurut pihak kebun binatang, petugas keamanan telah berusaha menghentikan aksi remaja tersebut namun tidak berhasil.

Advertisement

“Meskipun petugas keamanan berusaha menghentikan [Machado], dia bertindak sangat cepat dan meninggal akibat luka-luka yang ditimbulkan oleh singa betina,” kata seorang juru bicara kebun binatang.

Baca Juga :  Korea Selatan Gelontorkan Rp293 T untuk Masyarakat dan Bisnis di Tengah Krisis Minyak

“[Dia] memanjat tembok setinggi 6 meter dan berhasil masuk ke kandang hewan menggunakan salah satu pohon.”

Polisi menyatakan bahwa insiden itu diduga kuat merupakan tindakan bunuh diri.

“Menurut polisi, itu kemungkinan merupakan tindakan bunuh diri,” ujar juru bicara kebun binatang, seraya menambahkan ucapan belasungkawa.

“Kami ingin menyampaikan solidaritas kami kepada keluarga korban insiden yang menyedihkan ini.”

Otoritas setempat kini menutup Bica Park sampai proses penyelidikan tuntas. Dewan dokter hewan regional akan melakukan peninjauan terhadap sistem pengawasan, akses, dan manajemen kebun binatang.

Riwayat Masalah Kesehatan Mental

Machado diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental serta hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem. Ia juga pernah menyampaikan keinginannya untuk “tinggal bersama kucing besar Afrika” dan mencoba bepergian sebagai penumpang gelap dengan pesawat.

Veronica Oliveira, pekerja perlindungan anak yang lama mendampinginya, menilai bahwa remaja itu sebenarnya membutuhkan penanganan lebih serius.

Baca Juga :  Pekerja Tewas Saat Bangun Panggung Konser Shakira di Copacabana

“Meskipun laporan diminta karena gangguan mental terbukti, negara mengatakan dia hanya memiliki masalah perilaku,” ujar Oliveira, dikutip dari O Globo.

“Apakah seseorang yang memasuki kandang singa, yang melempar batu bulat ke mobil polisi, memiliki masalah perilaku? Tidak, ini bukan sekadar masalah perilaku. Gerson membutuhkan perawatan, yang tidak ditawarkan.”

Singa Tidak Akan Dieutanasia

Pihak kebun binatang menegaskan bahwa singa betina yang menyerang Machado tidak akan disuntik mati. Hewan tersebut kini dalam pemantauan intensif karena mengalami stres berat akibat insiden tersebut.

“Penting untuk ditekankan bahwa eutanasia tidak pernah dipertimbangkan. Singa betina tersebut sehat, tidak menunjukkan perilaku agresif di luar konteks insiden, dan tidak akan dieutanasia,” kata juru bicara.

“Protokol dalam situasi seperti ini mengharuskan apa yang sedang dilakukan: pemantauan, penilaian perilaku, dan perawatan khusus.”***

Editor : Syafira

Sumber : SINDOnews.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel