32 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026, Perebutan 16 Tiket Tersisa Makin Sengit

piala dunia 2026
32 negara sudah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Masih tersisa 16 slot yang diperebutkan sengit oleh berbagai negara. Siapa yang akan menyusul? ( foto : pinterest )

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Peta persaingan menuju Piala Dunia 2026 semakin jelas. Hingga pertengahan November 2025, sebanyak 32 negara telah memastikan tempat di putaran final. Namun, perjalanan menuju turnamen terbesar dunia ini belum selesai. Masih ada 16 tiket tersisa yang diperebutkan berbagai negara melalui kualifikasi lanjutan dan play-off antarkonfederasi.

Format baru Piala Dunia yang kini diikuti 48 negara membuat proses kualifikasi berlangsung lebih intens dan kompetitif. Beberapa konfederasi bahkan sudah menyelesaikan sebagian besar slot mereka, sementara lainnya masih harus berjuang hingga laga penentuan.

Asia Kirim Delapan Wakil, Satu Tiket Tambahan Masih Diperebutkan

Konfederasi Asia (AFC) menjadi salah satu zona yang paling cepat memastikan wakilnya. Hingga kini, delapan negara Asia telah memastikan tiket otomatis:
Jepang, Iran, Uzbekistan, Korea Selatan, Yordania, Australia, Qatar, dan Arab Saudi.

Advertisement

Asia masih berpeluang menambah satu wakil lagi melalui jalur play-off interkontinental. Uni Emirat Arab dan Irak akan memperebutkan slot tersebut, setelah pertemuan pertama

Afrika dan Amerika Selatan Juga Sudah Punya Banyak Wakil

Zona Afrika (CAF) sudah meloloskan sembilan negara ke Piala Dunia 2026:
Maroko, Tunisia, Mesir, Aljazair, Ghana, Tanjung Verde, Afrika Selatan, Pantai Gading, dan Senegal.

Baca Juga :  Jepang vs Indonesia: Misi Menjaga Momentum di Laga Penutup Grup C

CAF masih memiliki peluang tambahan lewat babak play-off antar-konfederasi, di mana DR Congo akan menjadi wakil benua Afrika setelah mengalahkan Nigeria.

Sementara itu, kawasan Amerika Selatan (CONMEBOL) telah menyegel enam tiket otomatis:
Argentina, Brasil, Ekuador, Uruguay, Kolombia, dan Paraguay.

Selain itu, Bolivia juga masih punya peluang melalui jalur play-off interkontinental dan sedang menunggu hasil playoff global.

Dari OFC, Selandia Baru kembali menjadi wakil utama setelah memastikan tiket sejak Maret lalu. Kaledonia Baru akan menjadi peserta play-off interkontinental dan berpotensi menambah jumlah wakil Oceania.

CONCACAF dan UEFA Masih Jadi Zona Paling Menentukan

Di CONCACAF, baru tiga negara yang dipastikan lolos—semuanya karena status tuan rumah:
Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Sisa tiket akan diperebutkan pada laga-laga penting 18 November 2025, termasuk duel Suriname vs Panama, Curacao vs Jamaika, serta persaingan ketat di Grup C antara Honduras, Haiti, dan Kosta Rika.

Baca Juga :  Tiket Laga Timnas Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia 2026 Habis Terjual

Sementara itu di Eropa (UEFA), yang memiliki kuota terbesar yakni 16 tiket, baru lima negara yang telah mengamankan tempat:
Inggris, Prancis, Kroasia, Portugal, dan Norwegia.

Portugal dan Norwegia menjadi dua tim terbaru yang memastikan kelolosan setelah meraih kemenangan pada matchday 10.

Daftar Lengkap 32 Negara yang Sudah Lolos

Tuan Rumah

  • Kanada
  • Meksiko
  • Amerika Serikat

AFC

  • Jepang
  • Iran
  • Uzbekistan
  • Korea Selatan
  • Yordania
  • Australia
  • Qatar
  • Arab Saudi

OFC

  • Selandia Baru

CONMEBOL

  • Argentina
  • Brasil
  • Ekuador
  • Uruguay
  • Kolombia
  • Paraguay

CAF

  • Maroko
  • Tunisia
  • Mesir
  • Aljazair
  • Ghana
  • Tanjung Verde
  • Afrika Selatan
  • Pantai Gading
  • Senegal

UEFA

  • Inggris
  • Prancis
  • Kroasia
  • Portugal
  • Norwegia

Play-Off Interkontinental: Perebutan Empat Tiket Terakhir

Empat slot terakhir akan diperebutkan oleh:

  • Kaledonia Baru (OFC)
  • Bolivia (CONMEBOL)
  • Irak atau UEA (AFC)
  • DR Congo (CAF)

Dengan format baru dan persaingan yang lebih luas, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi salah satu edisi dengan keragaman negara peserta paling besar. Perjuangan masih panjang, namun gambaran besar para calon peserta kini mulai terbentuk.(MG4)

 

 

 

 

Editor : Salma

Sumber : kompas.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel