TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menambah 9.687 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu untuk memperkuat layanan operasional di berbagai perangkat daerah. Dengan penambahan ini, jumlah total pegawai, gabungan ASN eksisting dan PPPK paruh waktu menembus lebih dari 33 ribu orang.
Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menyampaikan bahwa mayoritas pegawai yang diangkat merupakan tenaga operasional yang bertugas mendukung layanan dasar pemerintah daerah, mulai dari kebersihan hingga keamanan.
“Yang kita angkat saat ini 9.687 adalah sebagian besar tenaga kebersihan, security, driver, petugas operasional,” ujar Yunita, Jumat (14/11/2025).
Yunita menjelaskan, tantangan terbesar saat ini adalah pemerataan pegawai di wilayah Kabupaten Bogor yang luas dan berpenduduk lebih dari 6,3 juta jiwa. Distribusi tenaga operasional, kata dia, menjadi kunci agar layanan publik dapat berjalan optimal.
“Sebisa mungkin kita meratakan penyebarannya karena Kabupaten Bogor sekarang 6,3 juta jiwa tentu berbeda penanganannya dengan kabupaten/kota di sekitar kita,” katanya.
Ia menuturkan bahwa total PPPK yang telah diangkat dari tahap pertama hingga rekrutmen paruh waktu kini mencapai 13.258 orang. Selain itu, terdapat lebih dari 11 ribu tenaga potensial yang belum dapat mengikuti pengangkatan paruh waktu karena sebelumnya terdaftar sebagai peserta seleksi CPNS.
“Ada 11 ribu lagi yang harus kita pilah. Ini yang sedang kita komunikasikan dengan pihak pusat seperti apa mereka ke depan,” ujarnya.
Terkait kebutuhan pegawai pada tahun mendatang, Pemkab Bogor masih menunggu kepastian kebijakan dari Badan Kepegawaian Negara sebelum menentukan formasi baru.
“Kami belum bisa berbicara lebih lanjut karena perlu komunikasi lebih lanjut. Tapi dengan statement dari Pak Bupati, Kabupaten Bogor siap,” kata Yunita.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































