Peringati HKN ke-61, RSUD R. Moh Noh Nur Ajak Masyarakat Cegah Stroke Sejak Dini

HKN
Suasana interaktif kegiatan edukasi kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Poliklinik Saraf RSUD R. Moh Noh Nur. (Foto: Dok Bogortoday.com)

TIMETODAY.ID, BOGOR — Dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, RSUD R. Moh Noh Nur menggelar edukasi kesehatan interaktif bertajuk “Mengenal Hipertensi & Stroke” di area rawat jalan depan Poliklinik Saraf, pada Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan dokter spesialis saraf untuk memberikan wawasan langsung kepada masyarakat tentang pencegahan dan pengelolaan penyakit stroke serta hipertensi.

Acara tersebut menghadirkan dr. Abraham Daryl Rustandar, Sp.N, yang menyampaikan materi seputar pentingnya menjaga tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol agar tetap normal.

Advertisement

Selain itu, dr. Abraham juga menekankan peran gaya hidup sehat mulai dari pola makan, olahraga rutin, hingga berhenti merokok dalam mengurangi risiko stroke dan komplikasi kesehatan lainnya.

“Stroke bisa dicegah dengan pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat. Hindari makanan tinggi garam dan lemak, berhenti merokok, serta rajin berolahraga,” jelasnya.

Baca Juga :  Berawal dari Razia Lalu Lintas, Polantas Bogor Amankan 500 Butir Obat Terlarang

Suasana edukasi semakin menarik saat sesi tanya jawab dibuka. Salah satu peserta, Pak Muhammad, dengan antusias mengajukan tiga pertanyaan sekaligus kepada narasumber.

“Kenapa sekarang usia 30-an sudah banyak yang terkena stroke, Dok? Mengapa laki-laki lebih sering mengalami stroke dibandingkan perempuan? Dan bagaimana kiat-kiat agar kita bisa mendeteksi penyakit stroke secara dini sebelum terlambat?”

Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Abraham menjelaskan,“Itu bisa terjadi karena penyakit seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol, kegemukan, atau penyakit jantung. Dulu biasanya muncul di usia 45 tahun ke atas, tapi sekarang usia 30 pun bisa kena karena gaya hidup tidak sehat sejak muda,” terangnya.

Ia memberi perumpamaan sederhana agar mudah dipahami. “Tubuh kita itu seperti kendaraan. Kalau dari muda sudah sering dipaksa tanpa perawatan, cepat aus juga selang-selangnya,” ujarnya disambut tawa ringan peserta.

Baca Juga :  5 Sayuran Penurun Darah Tinggi yang Wajib Masuk Menu Harian

Masih dalam kesempatan yang sama, dr. Abraham menambahkan bahwa laki-laki memang memiliki risiko stroke lebih tinggi.

“Faktor gaya hidup seperti merokok, stres, kurang tidur, kurang olahraga, dan pola makan yang buruk lebih sering terjadi pada laki-laki. Itu yang membuat angkanya lebih banyak,” katanya.

Sementara untuk mendeteksi stroke sejak dini, dr. Abraham mengingatkan pentingnya memperhatikan gejala awal.

“Kalau sering pusing, mulut mencong, bicara pelo, atau salah satu sisi tubuh terasa lemah, jangan ditunda. Segera ke rumah sakit untuk diperiksa,” imbaunya.

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKN ke-61 dengan tema nasional “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju.”

RSUD R. Moh Noh Nur terus berkomitmen memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat agar semakin sadar pentingnya pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan stroke.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel