TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rabu (22/10/2025) waktu setempat, Presiden Rusia Vladimir Putin mengawasi langsung uji coba kekuatan nuklir negaranya. Latihan ini dilakukan di darat, laut, dan udara sebagai bagian dari upaya melatih kesiapan pasukan serta menguji struktur komando militer Rusia.
Menurut laporan Reuters dan Al Arabiya, uji coba tersebut meliputi peluncuran rudal balistik antarbenua Yars dari kosmodrom, peluncuran rudal balistik Sineva dari kapal selam nuklir di Laut Barents, serta peluncuran rudal jelajah berkemampuan nuklir dari pesawat pengebom strategis.
Kremlin menyebut, latihan ini bukan hanya untuk menguji kemampuan operasional, tetapi juga untuk memastikan kesiapan komando militer Rusia.
“Latihan ini menguji tingkat kesiapan komando militer dan keterampilan praktis personel operasional dalam mengorganisir kendali pasukan,” ujar pernyataan resmi Kremlin. “Semua tujuan latihan tercapai,” tambahnya.
Latihan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan negara-negara Barat. Presiden Putin tengah menghadapi tekanan dari para pemimpin Eropa agar segera mengakhiri invasinya di Ukraina.
Di sisi lain, NATO juga memulai latihan nuklir tahunan pada awal bulan ini. Sekitar 60 pesawat dari 13 negara, termasuk jet tempur F-35A dan pesawat pengebom B-52, ambil bagian dalam latihan Steadfast Noon yang diselenggarakan Belgia dan Belanda.
Uji coba Rusia dan latihan NATO menjadi refleksi ketegangan Timur-Barat yang terus memanas, serta menunjukkan bahwa persenjataan nuklir tetap menjadi faktor strategis penting di panggung global.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































