Mengenal Haggis, Sajian Khas Skotlandia yang Jadi Simbol Nasional

Haggis
Haggis makanan tradisional Skotlandia (Foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Jika Prancis punya foie gras dan Jepang terkenal dengan sushi, maka Skotlandia memiliki satu hidangan yang menjadi kebanggaan sekaligus identitas budaya mereka: Haggis.

Meski tampilannya mungkin tak seindah steak modern atau masakan fine dining, cita rasa dan sejarah Haggis membuatnya menjadi simbol kebanggaan nasional yang tak tergantikan.

Apa Itu Haggis?

Haggis adalah makanan tradisional Skotlandia yang dibuat dari jeroan domba — biasanya hati, paru-paru, dan jantung — yang dicincang halus lalu dicampur dengan bawang, oatmeal, lemak domba (suet), rempah-rempah, dan sedikit kaldu.

Advertisement

Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam kantung perut domba, lalu direbus selama beberapa jam hingga matang.

Secara sederhana, Haggis bisa dianggap sebagai bentuk “sosis besar” dengan isian gurih, pedas, dan bertekstur lembut. Meski berasal dari bahan yang sederhana, rasa Haggis sangat kompleks — kaya rempah, gurih, dan sedikit pedas.

Di masa lalu, Haggis dibuat sebagai cara masyarakat Skotlandia memanfaatkan seluruh bagian hewan tanpa ada yang terbuang.

Kini, hidangan ini menjadi bagian penting dalam perayaan Burns Night (25 Januari), yaitu acara tahunan untuk menghormati penyair nasional Skotlandia, Robert Burns, yang menulis puisi terkenal berjudul “Address to a Haggis.”

Rasa dan Penyajian Haggis

Haggis memiliki cita rasa gurih yang kuat dengan aroma rempah seperti lada hitam dan pala. Teksturnya agak padat namun lembut karena campuran oatmeal yang menyatu dengan daging.

Baca Juga :  Kembang Tahu Kuah Jahe: Hangatnya Tradisi dalam Semangkuk Kenangan

Biasanya, Haggis disajikan bersama “neeps and tatties”, yaitu tumbukan lobak (turnip) dan kentang rebus. Hidangan ini sering dilengkapi saus wiski atau kuah gravy kental. Dalam versi modern, banyak restoran mengganti kantung perut domba dengan pembungkus sintetis agar lebih praktis dan higienis.

Resep Haggis Skotlandia (Versi Modern)

Berikut resep sederhana Haggis yang bisa kamu coba di rumah dengan bahan yang lebih mudah ditemukan.

Bahan-bahan:

  • 300 gram hati domba (bisa diganti hati sapi)
  • 200 gram paru-paru atau daging sapi cincang
  • 100 gram jantung domba (opsional)
  • 100 gram oatmeal (disangrai hingga harum)
  • 1 buah bawang bombai, cincang halus
  • 100 gram lemak domba atau mentega
  • 200 ml kaldu daging
  • 1 sdt lada hitam bubuk
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt bubuk ketumbar
  • 1/4 sdt cabai bubuk (opsional)

Cara Membuat:

  1. Rebus jeroan (hati, paru, jantung) selama ±1 jam hingga empuk, lalu cincang halus atau giling kasar.
  2. Tumis bawang bombai dengan sedikit mentega hingga harum.
  3. Campur semua bahan: daging cincang, oatmeal sangrai, tumisan bawang, dan bumbu rempah. Aduk hingga rata.
  4. Tambahkan kaldu daging, aduk hingga adonan agak lembap tapi tidak terlalu basah.
  5. Masukkan adonan ke dalam wadah tahan panas (atau bungkus aluminium foil seperti sosis besar).
  6. Kukus atau rebus selama ±2 jam.
  7. Sajikan panas dengan kentang tumbuk dan lobak rebus, serta sedikit saus gravy atau wiski sauce.
Baca Juga :  20 Caption Lucu & Gaul yang Bikin Postingan Makin Seru!

Haggis: Lebih dari Sekadar Makanan

Bagi masyarakat Skotlandia, Haggis bukan hanya hidangan tradisional, tetapi juga simbol kebersamaan dan kebanggaan budaya. Setiap kali perayaan Burns Night tiba, Haggis disajikan dengan upacara penuh hormat — dibawa ke meja dengan iringan musik bagpipe dan dibacakan puisi “Address to a Haggis.”

Walaupun bahan-bahannya sederhana, filosofi di baliknya sangat dalam: tentang rasa syukur, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap hasil bumi dan hewan ternak yang memberi kehidupan.

Kesimpulan

Haggis mungkin bukan makanan yang biasa dijumpai di luar Skotlandia, tetapi keunikan cita rasanya menjadikannya salah satu ikon kuliner paling autentik di dunia. Di balik tampilannya yang sederhana, Haggis menyimpan cerita panjang tentang tradisi, sejarah, dan cinta masyarakat Skotlandia terhadap warisan mereka.

Jadi, jika suatu hari kamu berkunjung ke Edinburgh atau Glasgow, jangan ragu mencicipi sepiring Haggis hangat — karena dari sana kamu akan merasakan sepotong kecil jiwa Skotlandia.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel