TIMETODAY.ID, TENNESSEE — Suara ledakan mengguncang wilayah pedesaan Bucksnort, Tennessee, pada Jumat sore waktu setempat. Asap tebal membumbung tinggi dari kawasan industri Accurate Energetic Systems—sebuah pabrik bahan peledak militer yang berdiri di atas lahan seluas 1.300 hektare.
Di balik kepulan abu dan puing-puing yang berserakan, kesunyian menggantikan hiruk pikuk aktivitas para pekerja.
Sedikitnya 19 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa memilukan ini. Namun, hingga Sabtu (11/10/2025), pihak berwenang masih berhati-hati memberikan angka pasti.
“Ada beberapa korban jiwa, tetapi masih terlalu dini untuk mengetahui secara pasti berapa banyak orang yang tewas, dan masih ada kemungkinan ada beberapa yang selamat,” ujar Sheriff Humphreys County, Chris Davis, dengan nada berat di depan awak media, mengutip dari okezone.com.
Pabrik tersebut berjarak sekitar 80 kilometer di sebelah barat Nashville, dan dikenal sebagai salah satu fasilitas utama yang memproduksi bahan peledak untuk kebutuhan militer dan kedirgantaraan Amerika Serikat.
Davis menolak menjelaskan secara detail kondisi bangunan tempat ledakan terjadi. Namun, gambar udara yang beredar menggambarkan kehancuran total—puing-puing logam dan abu berserakan di area parkir, di antara mobil-mobil yang gosong akibat semburan panas.
“Penyelidik dari FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak berada di lokasi kejadian untuk mencari tahu penyebab ledakan,” tambah Davis.
Accurate Energetic Systems selama ini dikenal memproduksi serta menyimpan bahan peledak untuk pasar pembongkaran militer, kedirgantaraan, dan komersial. Di kompleksnya terdapat delapan gedung produksi serta satu laboratorium pengujian mutu.
Kini, kawasan industri yang biasanya ramai itu berubah menjadi zona investigasi dan duka. Garis polisi membentang di sekitar reruntuhan, sementara keluarga para pekerja berkumpul di luar pagar dengan wajah cemas, berharap masih ada kabar tentang orang-orang yang mereka cintai.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































