Ikan Bawal Ternyata Kaya Nutrisi, Simak 7 Manfaatnya bagi Kesehatan

Ikan bawal
ilustrasi Ikan bawal goreng. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTAIkan bawal menjadi salah satu ikan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Selain memiliki cita rasa gurih dengan tekstur daging yang lembut, ikan ini juga mudah ditemukan di pasar dengan harga yang relatif terjangkau.

Tak hanya lezat, ikan bawal juga menyimpan beragam nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan protein, omega-3, fosfor, hingga kalsium di dalamnya membuat ikan ini layak menjadi salah satu menu andalan keluarga.

Kandungan Nutrisi Ikan Bawal

Dalam setiap 100 gram ikan bawal terkandung sekitar 91 kalori dengan berbagai nutrisi penting, seperti:

Advertisement
  • Protein: 19 gram
  • Kalsium: 20 mg
  • Fosfor: 150 mg
  • Kalium: 233 mg
  • Zinc: 0,3 mg
  • Asam lemak omega-3: 2,5 gram

Berkat kandungan gizinya tersebut, ikan bawal mampu memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

1. Menjadi Sumber Energi

Ikan bawal mengandung protein, fosfor, dan vitamin B yang berperan membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Konsumsi ikan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian sehingga tubuh tetap bertenaga saat beraktivitas.

2. Mendukung Pertumbuhan Anak

Protein hewani dalam ikan bawal berperan penting dalam pembentukan otot, jaringan tubuh, dan perkembangan otak anak. Kandungan zinc serta fosfor juga membantu menunjang proses pertumbuhan.

Asupan protein yang cukup sejak dini diketahui dapat membantu menurunkan risiko stunting atau gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis.

Baca Juga :  10 Ikan Laut Ini Mengandung Merkuri Tinggi, Masih Sering Dimakan?

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Kalsium dan fosfor merupakan dua mineral penting untuk menjaga kepadatan tulang. Mengonsumsi ikan bawal secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan kedua mineral tersebut sehingga tulang tetap kuat dan sehat.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Ikan bawal merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 yang baik. Nutrisi ini membantu mengurangi peradangan pada pembuluh darah sekaligus mencegah penumpukan plak kolesterol yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

5. Menunjang Fungsi Otak

Omega-3, terutama DHA, merupakan komponen penting penyusun sel-sel otak. Nutrisi ini berperan dalam menjaga komunikasi antar sel saraf sehingga mendukung daya ingat, kemampuan belajar, dan konsentrasi.

Sementara itu, protein membantu pembentukan neurotransmitter, yaitu zat kimia yang berfungsi mengirimkan sinyal antar sel saraf.

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kandungan zinc pada ikan bawal membantu mengoptimalkan kerja sistem kekebalan tubuh dengan mendukung aktivitas sel darah putih. Selain itu, vitamin A yang terdapat di dalamnya juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal.

7. Membantu Program Penurunan Berat Badan

Dengan kandungan kalori yang relatif rendah tetapi tinggi protein, ikan bawal cocok dijadikan menu bagi orang yang sedang menjalani program diet.

Protein dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan. Agar hasilnya maksimal, konsumsi ikan bawal sebaiknya dibarengi pola makan bergizi, olahraga rutin, tidur yang cukup, serta mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan lemak.

Baca Juga :  Tak Mudah Ngemil, 7 Kombinasi Makanan Ini Efektif Menahan Lapar

Risiko Mengonsumsi Ikan Bawal

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi ikan bawal tetap perlu dilakukan secara bijak. Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Reaksi alergi pada orang yang sensitif terhadap ikan atau makanan laut.
  • Paparan logam berat apabila ikan berasal dari perairan yang tercemar.
  • Peningkatan asupan lemak dan kalori jika diolah dengan cara digoreng atau menggunakan santan berlebihan.
  • Risiko keracunan makanan jika ikan tidak segar atau dimasak hingga tidak matang sempurna.

Tips Memilih Ikan Bawal yang Segar

Agar memperoleh manfaat maksimal, pilih ikan bawal yang masih segar dengan ciri-ciri berikut:

  • Mata tampak jernih dan tidak cekung.
  • Insang berwarna merah cerah.
  • Daging terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula saat ditekan.
  • Sisik melekat kuat pada tubuh.
  • Tidak mengeluarkan bau busuk atau menyengat.

Setelah dibersihkan, ikan bawal sebaiknya diolah dengan cara yang lebih sehat, seperti dikukus, direbus, dipanggang, dibakar dengan sedikit minyak, atau dimasak menjadi sup. Metode memasak tersebut membantu mempertahankan kandungan gizi sekaligus menghindari penambahan lemak berlebih.

Selain ikan bawal, Anda juga dapat memenuhi kebutuhan protein dari berbagai jenis ikan air tawar lainnya, seperti ikan nila, bandeng, lele, maupun mujair, yang sama-sama kaya nutrisi dan baik untuk kesehatan tubuh.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel