TIMETODAY.ID, JAKARTA — Air panas sering menjadi pilihan untuk membersihkan berbagai peralatan rumah tangga karena dianggap lebih efektif mengangkat kotoran dan membunuh kuman. Namun, metode ini tidak selalu cocok diterapkan pada semua jenis barang.
Pada beberapa material, suhu yang terlalu tinggi justru dapat menyebabkan perubahan bentuk, keretakan, hingga menurunkan fungsi benda tersebut. Karena itu, penting mengetahui barang apa saja yang sebaiknya dibersihkan dengan air bersuhu normal atau hangat.
Berikut tujuh benda yang sebaiknya tidak dicuci menggunakan air panas.
- Lantai kayu dan laminate
Material kayu memiliki pori-pori alami yang mudah bereaksi terhadap panas dan kelembapan. Membersihkannya dengan air panas dapat memicu kayu mengembang, melengkung, bahkan retak.
Risiko serupa juga berlaku pada lantai laminate karena lapisan dasarnya mengandung serat kayu yang sensitif terhadap suhu tinggi. Gunakan air dingin atau air hangat secukupnya agar kondisi lantai tetap terjaga.
- Wadah berbahan plastik
Tidak semua wadah plastik tahan terhadap suhu tinggi. Air panas dapat membuat plastik tipis berubah bentuk, melengkung, bahkan menyusut sehingga tidak lagi berfungsi dengan baik.
Untuk membersihkannya, cukup gunakan air hangat dan sabun cuci piring, serta hindari paparan suhu yang terlalu tinggi.
- Gelas yang baru digunakan untuk minuman dingin
Perubahan suhu secara drastis dapat membuat gelas retak atau pecah. Karena itu, jangan langsung menyiram gelas dingin dengan air panas.
Sebaiknya tunggu hingga suhu gelas kembali normal sebelum dicuci menggunakan air hangat.
- Talenan dan peralatan masak dari kayu
Talenan, spatula, maupun peralatan memasak berbahan kayu juga rentan mengalami kerusakan jika sering terkena air panas.
Panas dapat membuat kayu mengembang, berubah bentuk, hingga menimbulkan retakan. Membersihkannya dengan air hangat dan sabun, kemudian segera mengeringkannya, menjadi cara yang lebih aman.
- Botol termos
Botol termos dirancang dengan lapisan insulasi khusus agar mampu mempertahankan suhu minuman. Mencucinya menggunakan air panas secara berulang dapat merusak lapisan atau segel termal tersebut sehingga kemampuan menjaga suhu berkurang.
Untuk perawatan sehari-hari, gunakan air hangat dan sabun, lalu biarkan termos mengering secara alami.
- Perhiasan dengan batu tertentu
Beberapa jenis perhiasan, terutama yang menggunakan batu berpori seperti mutiara, kurang cocok dibersihkan menggunakan air panas.
Suhu tinggi dapat memengaruhi warna batu sekaligus membuat dudukannya menjadi longgar. Agar tetap awet, gunakan cairan pembersih khusus perhiasan, sikat berbulu lembut, dan air bersuhu dingin.
- Kuas cat
Air panas juga bukan pilihan tepat untuk membersihkan kuas cat. Suhu tinggi berpotensi merusak bulu kuas, melemahkan perekatnya, hingga membuat gagang kayu lebih cepat rusak.
Gunakan pembersih yang sesuai dengan jenis cat. Untuk cat berbasis minyak, gunakan mineral spirits, sedangkan kuas bekas cat berbahan dasar air dapat dibersihkan menggunakan air hangat.
Meski dikenal efektif untuk membersihkan berbagai noda, air panas tidak selalu menjadi solusi terbaik. Memilih metode pembersihan yang sesuai dengan jenis material akan membantu menjaga kualitas barang sekaligus memperpanjang usia pakainya.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































