TIMETODAY.ID, JAKARTA — Penyanyi sekaligus pemimpin grup BIGBANG, G-Dragon, kembali menorehkan pencapaian baru di tingkat internasional. Musisi bernama asli Kwon Ji Yong itu resmi ditunjuk sebagai duta kehormatan untuk Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO (UNESCO World Heritage Committee).
Penunjukan tersebut diumumkan oleh Korea Heritage Service pada Jumat (3/7/2026). Dalam pernyataannya, lembaga itu menilai G-Dragon sebagai figur yang memiliki pengaruh besar di dunia seni dan budaya, sekaligus mampu memperkenalkan pentingnya penyelenggaraan sidang Komite Warisan Dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Korea Selatan.
“Kami menilai G-Dragon sebagai sosok yang tepat untuk menyampaikan kepada dunia makna penyelenggaraan sidang pertama Komite Warisan Dunia UNESCO di Korea,” demikian pernyataan Korea Heritage Service.
Selain kiprahnya di industri musik, G-Dragon juga dipilih karena dinilai aktif dalam berbagai kegiatan sosial melalui JUSPEACE Foundation, yayasan yang ia dirikan. Visi organisasi tersebut disebut sejalan dengan misi UNESCO, terutama dalam upaya mendorong perdamaian dan kepedulian terhadap warisan budaya dunia.
Sebagai bagian dari perannya, G-Dragon dijadwalkan terlibat dalam kampanye bertajuk Heritage in Peace yang akan diluncurkan bersama UNESCO dan JUSPEACE Foundation pada 10 Juli 2026. Kampanye itu bertujuan menggalang dana bagi UNESCO World Heritage Fund untuk mendukung perlindungan situs-situs Warisan Dunia yang terancam akibat konflik bersenjata, perubahan iklim, maupun bencana alam.
Penyanyi lagu Crooked itu mengaku merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya merasa sangat terhormat dapat menjadi duta untuk sidang pertama Komite Warisan Dunia UNESCO yang diselenggarakan di Korea Selatan,” ujar G-Dragon.
Ia menambahkan bahwa situs Warisan Dunia merupakan aset bersama yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat internasional. Melalui peran barunya, G-Dragon berharap dapat menyampaikan pesan perdamaian yang mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berkontribusi dalam upaya pelestarian tersebut.
Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO akan berlangsung di Busan, Korea Selatan. Acara pembukaan dijadwalkan pada 19 Juli, sementara rangkaian sidang akan digelar pada 20 hingga 29 Juli 2026.
Tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Korea Selatan dipercaya menjadi tuan rumah forum tahunan tersebut. Lebih dari 3.000 delegasi dari berbagai negara dijadwalkan hadir untuk membahas berbagai agenda, termasuk pengambilan keputusan terkait pelestarian situs-situs Warisan Dunia UNESCO.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































