TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menjaga pola makan sehat tak hanya soal menjaga berat badan, tetapi juga kunci untuk merawat kesehatan jantung. Namun, di tengah beragam minuman yang bisa dilepas dahaga, tidak semuanya ramah bagi organ vital ini.
Para ahli menegaskan, air putih tetap menjadi minuman terbaik untuk jantung. Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air, termasuk jantung, dan sebagian besar reaksi kimia tubuh memerlukan cairan.
“Sebagian besar reaksi kimia tubuh perlu air. Darah pun perlu air untuk mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh,” tulis laman kesehatan.
Selain air putih, cairan tubuh bisa dipenuhi dengan variasi minuman lain, seperti air soda dicampur buah, susu tawar, susu nabati, teh, kopi, atau segelas kecil jus buah dan sayur. Namun, beberapa minuman justru bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan jantung.
Berikut deretan minuman yang sebaiknya dibatasi:
- Minuman berpemanis tambahan
Soda, jus kemasan, es teh manis, hingga minuman olahraga, mengandung gula tinggi. Dalam satu kemasan, seseorang bisa menghabiskan porsi gula harian yang direkomendasikan. Studi menunjukkan, konsumsi gula berlebihan dari minuman ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung. - Minuman beralkohol
Kebiasaan minum alkohol berlebihan tak hanya soal mabuk semalam, tapi juga berdampak pada jantung. “Alkohol dapat memicu aritmia, kerusakan otot jantung, serangan jantung, hingga palpitasi,” terang British Heart Foundation. Selain itu, konsumsi alkohol meningkatkan risiko hipertensi, diabetes tipe 2, dan obesitas—semua faktor yang memperbesar peluang penyakit jantung. - Minuman energi
Meski diklaim bisa memberi energi instan, minuman energi sarat gula, kafein, dan stimulan seperti guarana, taurine, carnitine, dan ginseng. Sebagian minuman bahkan mengandung lebih dari 500 mg kafein, melebihi batas harian aman 400 mg. Healthline menyebut, konsumsi berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi, aritmia, gagal jantung, hingga fibrilasi atrium. - Milkshake
Minuman kental dari susu dan es krim ini memang menyegarkan, terutama di hari panas. Namun, tambahan gula dan lemak jenuh membuat milkshake berpotensi memicu penyakit jantung.
Dengan mengenali jenis minuman yang dikonsumsi, kita bisa lebih bijak menjaga jantung sekaligus tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan aman. Mengatur pilihan minuman bukan sekadar soal selera, tetapi investasi kesehatan jangka panjang bagi jantung Anda.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































