Lawang Kori Kabupaten Bogor Rampung Dibangun, Siap Diresmikan Akhir 2025

Lawang Kori
Lawang Kori, gerbang ikonik baru Kabupaten Bogor, tampak megah setelah rampung dibangun. Peresmian masih menunggu penyelesaian taman di sekitarnya, yang ditargetkan selesai pada akhir 2025. Foto : Amelia Azizah/timetoday.id.

TIMETODAY.ID, BOGOR –  Pembangunan Lawang Kori, yang digadang menjadi ikon baru Kabupaten Bogor, telah rampung. Namun, peresmian belum dapat dilakukan dalam waktu dekat lantaran pemerintah daerah masih menunggu penyelesaian taman di sekitarnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan Lawang Kori secara fisik sudah selesai dibangun. Saat ini, pemerintah daerah hanya menunggu pengerjaan taman sebagai pelengkap kawasan tersebut.

“Lawang Kori saat ini sudah selesai, hanya sekarang tinggal taman. Jadi kemungkinan peresmiannya setelah taman selesai,” ujar Eko, Selasa (23/9/2025).

Advertisement

Ia menyebut pembangunan taman akan mulai dikerjakan pada awal Oktober.

Baca Juga :  Jam Check Out Hotel, Polisi Terapkan One Way di Puncak

“Mudah-mudahan di bulan Oktober awal sudah mulai dikerjakan. Jika taman selesai, kemungkinan peresmiannya dilakukan bersamaan dengan Lawang Kori,” jelasnya.

Eko menargetkan seluruh pembangunan, baik Lawang Kori maupun taman, dapat rampung paling lambat Desember 2025. “Yang jelas, semua terlihat di bulan Desember harus sudah selesai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa akan ada penjagaan khusus di kawasan Lawang Kori. Hal itu mengingat bangunan tersebut menggunakan material berharga, seperti marmer, serta dilengkapi ornamen bernuansa budaya.

“Nanti ada penjagaan, karena itu dibuat dengan marmer. Apalagi nanti taman jadi tempat umum, sehingga masyarakat bisa datang untuk berfoto dan bermain,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kali Cimanceri Meluap, 190 Rumah di Parung Panjang Terendam Banjir

Menurut Eko, biaya pembangunan terbilang tinggi karena penggunaan bahan khusus dan detail arsitektur bernuansa kerajaan.

“Bahan-bahan termasuk ornamen seperti baju zirah, baju kerajaan, dan mahkota Siliwangi dibuat secara khusus,” ujarnya.

Meski begitu, Eko memastikan seluruh perencanaan sudah sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Ia meminta masyarakat bersabar hingga peresmian resmi dilakukan.

“Semua sudah diperhitungkan sesuai RAB yang ada, nanti bisa dilihat pada waktu peresmian,” tutupnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel