TIMETODAY.ID, BOGOR – Kasus dugaan bullying atau perundungan di salah satu SDN di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tengah menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 38 detik itu, terlihat seorang siswi duduk dikelilingi sejumlah siswi lain yang berdiri. Siswi yang duduk tersebut diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.
Unggahan warganet yang menyebarkan video itu menyebut aksi bullying bermula dari perasaan tersinggung kakak kelas terhadap adik kelasnya. Video tersebut bahkan diduga diedit dengan gaya jedag-jedug oleh teman-teman pelaku sebelum diunggah.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Susilawati, memastikan penanganan sudah dilakukan.
“Sekarang siswi kedua pihak sedang kami mohonkan ada pendampingan oleh psikolog,” ujar Susilawati saat dikonfirmasi, Jumat (19/9/2025).
Ia menekankan, kasus dugaan perundungan di SDN Cogreg Parung menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan dampak serius dari tindakan siswa terhadap teman sebaya.
“Namanya anak-anak, tidak terpikir dampaknya akan kembali ke mereka sendiri. Sudah kami sampaikan juga ke semua sekolah agar Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) diperkuat kembali untuk menghindari hal-hal seperti itu,” jelasnya.
Susilawati menambahkan, penyelesaian kasus tersebut telah ditempuh melalui jalur kekeluargaan.
“Sudah, bahkan ada berita acara yang ditandatangani kedua pihak,” tegasnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































