TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bakpao adalah makanan tradisional Tionghoa yang kini juga sangat populer di Indonesia. Secara harfiah, “bakpao” berasal dari bahasa Hokkian, di mana “bak” berarti daging dan “pao” berarti bungkus.
Jadi, bakpao adalah bungkusan yang berisi daging atau isian lainnya yang dimasak dengan cara dikukus. Awalnya bakpao berisi daging babi karena mayoritas masyarakat Tionghoa mengonsumsi daging babi.
Namun, setelah masuk ke Indonesia, isian bakpao disesuaikan dengan selera lokal seperti daging ayam, daging sapi, cokelat, hingga kacang-kacangan.
Sejarah bakpao bermula dari masa Dinasti Han di Tiongkok dan memiliki legenda menarik. Konon, bakpao ditemukan oleh seorang ahli strategi militer terkenal bernama Zhuge Liang sekitar abad ke-3 Masehi.
Pada masa itu, untuk menyeberangi sungai besar yang berbahaya, masyarakat harus memberikan tumbal kepala manusia sebagai pengorbanan agar perjalanan aman.
Zhuge Liang yang tidak ingin ada pertumpahan darah menciptakan bakpao sebagai pengganti tumbal tersebut. Ia membuat bungkusan bulat dari adonan tepung berisi daging yang menyerupai kepala manusia sebagai persembahan untuk menenangkan roh sungai.
Seiring waktu, bakpao berkembang menjadi makanan sehari-hari yang disukai banyak orang, termasuk di Indonesia.
Resep Cara Membuat Bakpao
Bahan Adonan:
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram gula pasir
- 1 sdt ragi instan
- 100 ml air hangat
- 2 sdm minyak goreng
- 1/2 sdt baking powder
- Sejumput garam
Bahan Isi (Contoh isian ayam):
- 150 gram daging ayam cincang
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdt saus tiram
- Garam, merica, dan kaldu ayam bubuk secukupnya
Cara Membuat:
- Larutkan ragi instan dan gula pasir ke dalam air hangat, diamkan sekitar 10 menit hingga berbuih.
- Campurkan tepung terigu, baking powder, dan garam dalam wadah besar.
- Tuang campuran ragi ke dalam tepung, tambahkan minyak goreng, lalu aduk dan uleni hingga adonan kalis dan elastis.
- Tutup adonan dengan kain bersih, diamkan selama 1 jam hingga mengembang dua kali lipat.
- Selagi menunggu adonan mengembang, buat isi dengan menumis bawang putih hingga harum, masukkan ayam cincang, aduk hingga matang. Tambahkan kecap manis, saus tiram, garam, merica, dan daun bawang. Masak hingga matang, angkat dan dinginkan.
- Setelah adonan mengembang, kempiskan dan bagi menjadi beberapa bagian kecil sesuai ukuran bakpao yang diinginkan.
- Pipihkan adonan, beri isian di tengahnya, lalu bentuk bulat rapat.
- Letakkan bakpao di atas kertas roti kecil dan susun di kukusan yang sudah dipanaskan.
- Kukus bakpao selama 15-20 menit hingga matang dan mengembang.
- Angkat dan sajikan hangat.
Bakpao cocok sebagai camilan atau makanan ringan yang bisa disajikan kapan saja. Variasi isian bisa disesuaikan sesuai selera seperti cokelat, kacang hijau, atau abon sapi sesuai dengan keinginan.
Bakpao bukan hanya makanan lezat tapi juga memiliki nilai sejarah dan filosofi yang menarik, serta sudah menjadi bagian penting dari kuliner Indonesia melalui berbagai adaptasi isian dan rasa.***








































