
TIMETODAY.ID, BERN — Semarak merah putih berkibar di jantung Eropa. Tepat di Wisma Dubes RI, Hühnliwaldweg 9, Gümligen, Swiss, lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema saat bendera Merah Putih dikibarkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar KBRI Bern.
Sekitar 250 warga negara Indonesia (WNI) dan sahabat Indonesia dari Swiss maupun Liechtenstein hadir, membawa suasana hangat kekeluargaan di tengah udara musim panas Eropa.
Setelah upacara, kemeriahan berlanjut dalam Festival Kemerdekaan di Mattenhofsaal, Bahnhofstrasse 4, Kanton Bern. Aneka penampilan kesenian tradisional, lomba-lomba khas 17-an, hingga bazar kuliner nusantara menyulap ruang pertemuan menjadi miniatur Indonesia.
Yang istimewa, tahun ini KBRI Bern bersama KADIN Indonesia untuk pertama kalinya menganugerahkan “Duta Ekonomi Award”. Penghargaan ini ditujukan kepada diaspora Indonesia dan sahabat Indonesia yang dinilai berjasa dalam promosi ekonomi serta sosial budaya Indonesia di Swiss.
“Untuk pertama kalinya, KBRI Bern dan KADIN Indonesia menyelenggarakan penganugerahan Duta Ekonomi Award untuk mengapresiasi individu atau organisasi yang berkontribusi dalam diplomasi ekonomi dan sosial budaya Indonesia, seperti menunjang ekspor Indonesia, investasi, serta promosi bisnis dan pariwisata Indonesia di Swiss dan Liechtenstein,” tutur Duta Besar RI untuk Bern, Ngurah Swajaya, dalam keterangannya,yang mengutip dari detik.com, Senin (18/8/2025).
Tak hanya itu, momentum kemerdekaan juga menjadi panggung lahirnya jejaring baru: Indo-Swiss Professional Network. Inisiatif kolaboratif antara WNI dan diaspora ini ditujukan untuk memperkuat jaringan pekerja profesional Indonesia di Swiss dan Liechtenstein, sekaligus membuka ruang kemitraan dengan para profesional setempat. Platform ini diharapkan bisa menjadi wadah strategis untuk pertukaran gagasan, kolaborasi bisnis, hingga peningkatan kompetensi di berbagai bidang.
Panggung perayaan pun kian semarak dengan penampilan musisi Indonesia seperti Jameleon Band, line dance dari Dharma Wanita Persatuan (DWP), hingga ajang pencarian bakat Indonesia-Swiss Got Talent. WNI dan tamu undangan larut dalam riuhnya Lomba Duta Kemerdekaan, kuis berhadiah, dan grand prize yang menambah keceriaan.
Di sudut bazar, aroma sate ayam, bakso, martabak, hingga lontong sayur menggoda lidah siapa pun yang hadir. Kudapan manis seperti kue lupis dan jajanan tradisional lainnya menjadi pengobat rindu akan kampung halaman.
Acara ditutup dengan tarian bersama yang dipandu oleh DWP KBRI Bern, menegaskan semangat kebersamaan.
Perayaan HUT RI kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum mempererat ikatan antarwarga Indonesia di perantauan serta memperkuat jembatan persahabatan dengan masyarakat Swiss dan Liechtenstein.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































