TIMETODAY.ID, HAIPHONG — Langit Haiphong sore itu terasa berat bagi skuad Garuda Pertiwi. Di hadapan sorakan publik Lach Tray Stadium, Sabtu (9/8/2025), Timnas Putri Indonesia kembali harus menelan pil pahit.
Kali ini, Vietnam yang menjadi lawan, menghujani gawang anak asuh Joko Susilo dengan tujuh gol tanpa balas.
Kekalahan itu bukan yang pertama. Sebelumnya, Estela Loupatty dan kawan-kawan juga dibungkam Thailand 0-7 di laga pembuka. Dua hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi terbawah Grup A Piala AFF Wanita 2025, tanpa poin, tanpa gol, dan dengan catatan kebobolan yang menyakitkan: 14 kali dalam dua pertandingan.
Nasib Indonesia bahkan lebih buruk dibanding Kamboja, yang meski sama-sama menelan dua kekalahan telak, memiliki selisih gol sedikit lebih baik. Kamboja kalah 0-6 dari Vietnam dan 0-7 dari Thailand, total kebobolan 13 gol. Kini, kedua tim hanya punya satu tujuan di laga terakhir: menghindari status juru kunci.
Pertemuan Indonesia dan Kamboja akan menjadi laga penutup Grup A yang digelar di Viet Tri Stadium, Selasa (12/8/2025). Sementara itu, Thailand dan Vietnam, sama-sama mengoleksi enam poin, akan saling sikut memperebutkan status juara grup.
Di papan klasemen sementara, Thailand memimpin berkat keunggulan selisih gol (+14), disusul Vietnam (+13). Indonesia berada di dasar dengan selisih gol -14. Jalan ke semifinal sudah tertutup bagi Garuda Pertiwi, namun laga terakhir tetap menjadi ujian harga diri.
Bagi tim yang datang dengan mimpi besar ini, Piala AFF Wanita 2025 menjadi cermin keras akan jarak kualitas yang harus dikejar. Dan di tengah badai kekalahan, masih ada satu laga untuk menunjukkan bahwa semangat juang tak pernah ikut runtuh.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































