Google Luncurkan SynthID, Teknologi AI untuk Deteksi Konten Buatan Mesin

SynthID
Source: Google

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Google meluncurkan SynthID, sebuah alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi konten dengan menyematkan watermark digital tak terlihat.

Teknologi ini dikembangkan untuk menangkal penyebaran informasi palsu dan konten deepfake dengan secara akurat mengidentifikasi materi yang dihasilkan oleh AI, guna menjaga kepercayaan terhadap informasi digital.

Dikutip dari The Verge, SynthID bekerja dengan menyisipkan tanda digital khusus pada konten berbasis AI, baik berupa gambar, suara, maupun teks. Watermark ini tidak tampak oleh mata manusia dan tidak memengaruhi pengalaman pengguna, tetapi dapat dikenali oleh sistem milik Google menggunakan algoritma tertentu.

Hal ini memungkinkan platform seperti YouTube, Google Search, atau Blogger untuk memberikan peringatan otomatis kepada pengguna jika mereka mengakses konten buatan AI.

Google menambahkan bahwa watermark pada SynthID dirancang agar tetap dapat dikenali meskipun konten telah dimodifikasi, seperti melalui pemangkasan, penggunaan filter, atau kompresi. Dengan begitu, identifikasi terhadap konten AI tetap akurat meski telah diubah oleh pihak lain.

Kekhawatiran global terhadap meningkatnya konten deepfake dan informasi menyesatkan turut mendorong lahirnya inovasi ini. Misalnya, video palsu yang menampilkan tokoh terkenal atau berita bohong yang dapat membentuk opini publik.

SynthID hadir sebagai alat bantu untuk membedakan mana konten yang otentik buatan manusia dan mana yang berasal dari AI, sehingga masyarakat bisa lebih waspada dalam menyaring informasi.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Inilah Bocoran Galaxy Z TriFold, Ponsel Lipat Tiga Pertama Samsung

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel