TIMETODAY.ID, BOGOR – Kota Bogor kembali bikin heboh! Bukan soal wisata atau kuliner, tapi karena angka putus sekolah yang katanya “mengkhawatirkan”. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Bogor, tahun 2024 tercatat ada 599 anak yang berhasil keluar dari sistem pendidikan. Mungkin mereka sedang menyiapkan karier sebagai pengusaha sukses tanpa ijazah?
Rezky Kartika, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam.
“Di Kota Bogor ini, enggak boleh ada anak yang tidak bisa sekolah,” tegasnya.
Rezky, yang kebetulan anggota DPRD dari Kecamatan Bogor Selatan, mengaku sudah sering menemukan kasus-kasus putus sekolah di daerahnya. Wah, hebat sekali ya? Bisa jadi detektif putus sekolah!
Ia menambahkan bahwa DPRD akan memaksa Dinas Pendidikan meningkatkan Program Jaringan Anti Putus Sekolah (Japati). Katanya, program ini sudah bagus, cuma perlu didorong sedikit biar anak-anak pada betah sekolah.
“Kami akan terus memantau dan bikin program tambahan kalau perlu, supaya masalah putus sekolah cepat selesai,” katanya.
Mungkin dengan program tambahan itu, nanti angka putus sekolah bisa turun jadi 598 anak saja. Semoga Kota Bogor benar-benar jadi kota sains berkelanjutan, bukan hanya slogan di RPJPD 2025-2045 yang makin lama makin terasa seperti dongeng masa depan.
Editor : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































