Kabupaten Bogor Ranking 1 Kasus Kematian Bayi Baru Lahir di Jawa Barat

Kematian bayi baru lahir
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Mediawati. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Sepanjang tahun 2024, Kabupaten Bogor mencatat angka kematian bayi baru lahir tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dengan jumlah mencapai sekitar 800 kasus. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawati.

Menurut Fusia, tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sangat besar dibandingkan daerah lain di Jawa Barat.

“Karena Bogor itu kabupaten terbesar di Jawa Barat, kalau diproporsikan menjadi angka secara statistik mungkin kita tidak yang pertama,” ujarnya, belum lama ini.

Selain kematian bayi baru lahir, kasus kematian ibu juga cukup tinggi di Kabupaten Bogor, yakni sekitar 85 kasus sepanjang 2024.

“Kabupaten Bogor masih di tingkat pertama Jawa Barat,” tambahnya.

Fusia menjelaskan bahwa wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang luas dan besar turut memengaruhi tingginya angka kasus tersebut.

“Jumlah penduduk kita berkali-kali lipat dari kabupaten lain. Logis kalau memang jumlah penduduk kita paling besar dan areanya sangat luas dan banyak,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa angka 800 tersebut merupakan akumulasi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor selama satu tahun.

“800 itu dibagi 40 kecamatan. Berarti satu kecamatan itu berapa desa. Sebenarnya tidak satu desa satu kematian, itu selama satu tahun lamanya,” kata Fusia.

Sebagai upaya penanggulangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terus mendorong pemeriksaan kehamilan secara rutin dan penguatan peran fasilitas kesehatan.

“Kami mengupayakan lagi untuk periksa hamil teratur, mengoptimalkan peran fasilitas kesehatan agar deteksi dini tanda-tanda kegawatdaruratan ibu dan bayi bisa dilakukan sejak awal,” pungkasnya.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Truk Tronton Mundur di Flyover Ciputat, Pasutri Lompat dari Motor demi Selamatkan Diri

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel