7 Negara Ikuti Kejuaraan Pentatlon Modern Asia Tenggara di Yogyakarta

Kejuaraan Pentatlon
Peserta mengikuti lomba laser run dalam Modern Pentathlon South East Asian Championship di Stadion Sasana Krida AAU. Foto : https: krjogja.com

TIMETODAY.ID, YOGYAKARTAKejuaraan Pentatlon Modern South East Asian Championship 2025 digelar di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Sleman, Yogyakarta, pada 12 hingga 14 Mei 2025. Sebanyak 76 atlet dari tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Timor Leste, ikut serta dalam ajang bergengsi ini.

Indonesia mengirimkan 51 atlet, termasuk 12 atlet pelatnas, untuk bertanding dalam kejuaraan ini. Sementara itu, 25 atlet lainnya berasal dari negara-negara peserta.

Melansir beritasatu.com, Selasa (13/5/2025), Ketua Umum Modern Pentathlon Indonesia (MPI), Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Wibowo, berharap Indonesia dapat mempertahankan gelar juara umum pada SEA Games di Thailand pada Desember 2025.

“Para atlet pentatlon ini akan bertanding selama empat hari. Harapannya nanti Indonesia kembali mendapat juara umum pada SEA Games di Thailand, Desember mendatang,” ujarnya.

Kejuaraan ini mempertandingkan tiga nomor, yakni laser run, biathle, dan triathle, dengan kategori yang dilombakan meliputi U-17, U-19, junior, senior, dan estafet campuran. Ajang ini diharapkan menjadi persiapan para atlet Indonesia untuk mempertahankan juara umum pada SEA Games Desember 2025.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, menyatakan bahwa Indonesia layak dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan ini.

“Kami berharap atlet Indonesia tidak hanya berlatih terus, tetapi juga mengikuti perlombaan. Event ini sebagai persiapan menghadapi SEA Games di Thailand,” katanya.

Salah satu atlet Indonesia, Graha Rizky Taruna, mengaku telah melakukan latihan rutin di lima cabang olahraga yang diperlombakan, yakni anggar, renang, obstacle, lari, dan menembak.

Meskipun menghadapi kendala berupa kondisi demam, Graha merasa puas dengan hasil pertandingan, khususnya setelah berhasil mengalahkan atlet Vietnam di lap terakhir.

“Kesulitannya pada hari ini dalam kondisi demam namun masih bisa bersaing,” kata Graha.

Indonesia sendiri memiliki catatan gemilang dalam cabang pentatlon modern dengan meraih empat emas pada SEA Games 2019.

Tim Merah Putih diharapkan dapat mempertahankan gelar juara umum pada kejuaraan multicabang di Thailand pada Desember 2025.

Editor : B. Supriyadi

Baca Juga :  Hojlund Bangkit di Napoli, Pengalaman Bentuk Striker Denmark Jadi Lebih Tajam

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel