
TIMETODAY.ID, CIANJUR – Jalur pendakian Gunung Gede via Putri, Cibodas, Kabupaten Cianjur, dipadati ribuan pendaki selama libur panjang akhir pekan ini. Kepadatan tersebut memicu kemacetan panjang di sepanjang jalur sempit menuju puncak dan menuai sorotan warganet usai video suasana pendakian viral di media sosial.
Relawan lingkungan dari komunitas Volunteer Raindeward1819, Andri Gunawan, menyebut kepadatan pendaki sudah menjadi fenomena berulang setiap musim libur panjang. Ia menilai jumlah pendaki yang naik jauh melampaui kuota yang ditetapkan oleh pihak pengelola, yakni Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
“Di momen libur panjang seperti ini, pendakian ke Gunung Gede tidak terkontrol. Dari data sistem Simaksi, seharusnya jumlah maksimal sekitar 600 hingga 800 orang, tetapi kenyataannya mencapai ribuan,” ujar Andri, Senin (12/5/2025).
Selain menyebabkan ketidaknyamanan, lonjakan jumlah pendaki disebut berisiko menimbulkan kecelakaan serta merusak ekosistem gunung. Andri juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait maraknya praktik pendakian ilegal melalui jalur tidak resmi yang menurutnya kerap dilindungi oknum aparat.
“Yang kami khawatirkan adalah kerusakan lingkungan, mulai dari sampah yang berserakan hingga padatnya pendaki ilegal yang masuk lewat basecamp liar,” tegasnya.
Pihaknya mengimbau para pendaki untuk selalu mendaftar secara resmi dan mematuhi kuota yang telah ditetapkan guna menjaga kelestarian dan keselamatan di kawasan Gunung Gede.
Hingga berita ini diturunkan, Balai Besar TNGGP belum memberikan tanggapan resmi terkait lonjakan jumlah pendaki selama libur panjang.
Editor : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































