Sering Mengantuk? Waspadai Bahaya Kurang Tidur yang Mengancam Kesehatan

mengantuk
Ilustrasi mengantuk (istock)

TIMETODAY.ID — Sering mengantuk bukanlah masalah sepele. Makalah terbaru dari American Academy of Sleep Medicine (AASM) mengungkapkan bahwa mengantuk yang berlebihan bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius.

Bahaya Kurang Tidur dan Konsekuensinya

Menurut Presiden AASM, Dr. Eric Olson, “Mengantuk merupakan masalah kesehatan serius dengan konsekuensi yang luas.” Salah satu konsekuensi paling mengkhawatirkan adalah kecelakaan, terutama saat mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta kesalahan di tempat kerja. Lebih jauh lagi, kurang tidur berkepanjangan dapat menyebabkan risiko kesehatan jangka panjang, seperti diabetes, penyakit jantung, masalah ginjal, tekanan darah tinggi, hingga stroke.

Advertisement

Gangguan Otak Akibat Kurang Tidur

Penting untuk dicatat bahwa tubuh memberikan sinyal-sinyal saat kita tidak cukup tidur. Salah satunya adalah keinginan untuk terus menguap atau merasa kantuk berlebih. Dr. India Gurubhagavatula, anggota dewan AASM, menjelaskan bahwa dengan kurang tidur kronis, tubuh akan kesulitan dalam mengenali seberapa terganggu kondisi kita. “Kita pikir kita baik-baik saja, padahal sebenarnya tidak,” tambahnya.

Baca Juga :  Mulut Sehat, Tubuh Kuat: Mengungkap Hubungan Kesehatan Gigi dan Penyakit Kronis

Tidur Mikro: Bahaya yang Tidak Terlihat

Salah satu fenomena yang terjadi saat tubuh kekurangan tidur adalah tidur mikro, yaitu tidur singkat selama 2-10 detik. Meskipun terkesan singkat, tidur mikro ini bisa sangat berbahaya, terutama saat Anda mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan konsentrasi tinggi. Dalam kondisi ini, otak seolah-olah “tertidur” sejenak tanpa disadari.

Gangguan Tidur Lain yang Dapat Memicu Kantuk Berlebih

Selain kekurangan tidur, gangguan tidur seperti sleep apnea, sindrom kaki gelisah, dan nyeri kronis juga dapat menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kualitas tidur agar terhindar dari masalah kesehatan ini.

Baca Juga :  Apa Itu Algor Mortis? Ini Penjelasan dan Fungsinya dalam Dunia Forensik

Gaya Hidup yang Mempengaruhi Kualitas Tidur

Beberapa kebiasaan dan gaya hidup juga dapat memperburuk rasa kantuk. Misalnya, terlalu banyak mengonsumsi kafein, minum alkohol sebelum tidur, atau praktik kebersihan tidur yang buruk, seperti tidur larut malam atau menggunakan gadget sebelum tidur, dapat mengganggu siklus tidur alami tubuh.

Kesimpulan

Mengantuk yang berlebihan bukan hanya sekadar tanda kelelahan. Jika Anda sering merasa mengantuk atau tidak bisa tidur dengan nyenyak, pertimbangkan untuk memeriksakan diri ke profesional medis. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental kita.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel