
TIMETODAY.ID — Sabtu malam di Santo Domingo biasanya warna gemerlap lampu dan dentuman musik merengue. Tapi minggu ini, kota itu terbungkam dalam duka.
Santo Domingo ,Di tengah malam yang seharusnya penuh tawa dan musik, malapetaka datang tanpa peringatan. Atap sebuah kelab malam ternama di ibu kota Dominika, Jet Set, ambruk ketika ratusan orang tengah menyaksikan penampilan penyanyi legendaris Rubby Perez.
Hanya dalam beberapa detik, suasana berubah menjadi ketakutan dan ketakutan.
Menurut laporan dari AFP yang dirilis Sabtu (12/4/2025), hingga kini jumlah korban tewas telah mencapai 221 jiwa .
Bencana ini dinyatakan sebagai salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Dominika dalam beberapa dekade terakhir.
Kepresidenan Dominika menyebut kejadian ini sebagai tragedi nasional. “Semua kemungkinan yang masuk akal untuk menemukan lebih banyak korban selamat telah habis,” demikian bunyi pernyataan resmi pemerintah. Fokus kini telah beralih dari penyelamatan menuju evakuasi jenazah.
“Hari ini kami akan menyelesaikan upaya penyelamatan,” ujar Jose Luis Frometa Herasme , Kepala Pemadamujar Jose Luis Frometa Herasme , Kepala Pemadam Kebakaran Santo Domingo, dalam konferensi pers. Ia mengonfirmasi bahwa proses pencarian telah berjalan intensif sejak kejadian terjadi pada Selasa dini hari waktu setempat.
Lebih dari 300 petugas penyelamat , termasuk dari Puerto Riko dan Israel bekerja tanpa henti. Mereka dibantu anjing pelacak untuk menelusuri setiap tumpukan batu bata, besi bengkok, dan lembaran seng yang pernah menjadi bagian dari bangunan megah itu.
Pemandangan dari udara menampilkan kehancuran yang menyerupai dampak gempa bumi: lubang besar menganga di tengah struktur bangunan, memutus kesenangan yang sempat terbangun malam itu.
Sementara itu, korban luka mencapai lebih dari 500 orang . Banyak dari mereka yang mengalami luka serius saat mencoba melarikan diri dari lingkungannya. Beberapa nama yang dikenal publik juga tercatat sebagai korban jiwa, termasuk dua mantan atlet bersepeda dan menyanyikan penyanyi malam itu, Rubby Perez , yang sayangnya juga menjadi salah satu korban tewas.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa kegembiraan bisa berubah menjadi bencana dalam sekejap. Dan bagi keluarga korban, malam itu akan selamanya menjadi mimpi buruk yang nyata malam ketika musik berhenti selamanya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































