Microsoft dan Wicresoft Hengkang dari China? PHK 2.000 Karyawan Picu Kekhawatiran

Microsoft
Microsoft (istock)

TIMETODAY.ID — Sebuah kabar mengejutkan datang dari dunia teknologi. Wicresoft, perusahaan patungan antara Microsoft dan mitra lokal di China, resmi menghentikan operasinya per Selasa, 8 April 2025.

Tak tanggung-tanggung, sekitar 2.000 karyawan diperkirakan terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Ini tentu jadi pukulan berat, terutama bagi tim layanan purnajual Microsoft yang selama ini bergantung pada Wicresoft untuk mendukung pengguna produk seperti Windows dan Microsoft Office di Negeri Tirai Bambu.

Layanan Purnajual Dihentikan, Lalu Bagaimana Nasib Pengguna di China?

Advertisement

Langkah penghentian operasi ini berkaitan erat dengan keputusan Microsoft untuk menghentikan layanan purnajual mereka di China, yang sebelumnya dialihdayakan ke Wicresoft. Artinya, ke depan akan muncul pertanyaan besar: Siapa yang akan membantu pengguna Windows dan Office di China jika ada kendala teknis?

Hingga saat ini, Microsoft belum menjelaskan secara rinci solusi pengganti untuk pengguna mereka di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Pengadilan Malaysia Vonis Najib Razak 165 Tahun Penjara dalam Kasus 1MDB

Bukan Pertama Kali: Microsoft Perlahan Mundur dari China?

Penutupan Wicresoft bukan langkah pertama Microsoft mereduksi operasinya di China. Awal tahun ini, raksasa teknologi asal Redmond ini juga menutup lab riset IoT dan AI mereka di Shanghai, menurut laporan South China Morning Post.

Langkah-langkah ini menunjukkan pola yang menarik—perlahan namun pasti, Microsoft merapikan jejak operasionalnya di China di tengah ketegangan geopolitik antara AS dan Tiongkok.

Antara Persaingan dan Politik

Situasi ini juga tak lepas dari persaingan domestik yang semakin sengit. Perusahaan lokal seperti Kingsoft, yang menawarkan alternatif produk Office dan sistem operasi berbasis Linux, terus memperkuat posisinya di pasar dalam negeri.

Baca Juga :  Peringati Hari Kemenangan, Rusia Umumkan Gencatan Senjata Sementara di Ukraina

Di sisi lain, ketegangan politik antara Washington dan Beijing membuat perusahaan-perusahaan teknologi Amerika Serikat harus berhati-hati dalam menjalankan operasinya di China.

Sekilas tentang Wicresoft

Didirikan pada tahun 2002, Shanghai Wicresoft Co. Ltd. merupakan perusahaan patungan pertama Microsoft di China. Selama dua dekade terakhir, Wicresoft memperluas operasinya ke Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, dengan lebih dari 10.000 karyawan secara global.

Kini, dengan berakhirnya operasi Wicresoft di China, sebuah era tampaknya turut berakhir—dan babak baru dalam relasi teknologi global pun dimulai.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel