TIMETODAY.ID – Rita Widyasari dilahirkan dalam keluarga yang kaya dan berpengaruh di daerahnya. Ia berhasil menduduki kursi Bupati Kutai Kartanegara berkat kerja keras dan berbagai prestasi yang diraihnya.
Rita, yang akrab disapa Rita, lahir di Tenggarong pada 7 November 1973 dan tumbuh dalam keluarga pejabat. Ayahnya, Syaukani Hasan Rais, pernah menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara. Masa kecilnya dihabiskan di kampung halamannya.
Setelah lulus SMA, Rita melanjutkan pendidikan di Bandung dengan masuk Akademi Sekretaris dan Manajemen Taruna Bhakti (ASMTB). Ia kemudian meraih gelar S1 dari Universitas Padjadjaran dan S2 dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Karier Rita dimulai sebagai Ketua STIE di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selanjutnya, politisi dari Partai Golkar ini terpilih sebagai Ketua DPRD Kutai Kartanegara. Rita menikah dengan Endri Elfran Syafril dan dikaruniai tiga anak.
Karier Rita berkembang pesat, selain menjadi Ketua DPRD Kukar, ia juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Ketopong Damai Persada.
Selain sukses dalam karier, Rita juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum DPD KNPI Kabupaten Kukar, Ketua KORDA INKADO Kaltim, dan Ketua Koni Kabupaten Kukar, serta beberapa posisi lainnya.
Namanya semakin dikenal di masyarakat Kutai Kartanegara berkat aktivitasnya dalam organisasi dan karier politiknya, ditambah lagi ayahnya yang merupakan mantan Bupati Kukar.
Pada tahun 2010, Rita bersama pasangannya, Gufron Yusuf, terpilih menjadi Bupati Kutai Kartanegara untuk periode 2010-2015. Politisi Partai Golkar ini dikenal sebagai sosok yang ramah.
Setelah sukses di periode pertama, Rita mencalonkan diri kembali sebagai Bupati pada periode berikutnya bersama Edi Damansyah. Mereka terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara untuk periode 2016-2021.
Sebagai bupati perempuan pertama di Kalimantan, Rita dikenal berprestasi dengan banyak penghargaan yang diraihnya. Ia juga mampu mengatur waktu antara urusan rumah tangga dan pemerintahan.
Rita pernah menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ia juga berhasil menjadikan Tenggarong sebagai kota kecil terbersih di Indonesia dalam penghargaan Adipura.
Pada tahun berikutnya, Rita mendapat penghargaan sebagai salah satu Inspirator Pembangunan Daerah 2017 dari Pusat Kajian Keuangan Negara.
Namun, karier cemerlangnya terganjal oleh kasus korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita ratusan dokumen, 91 kendaraan, dan puluhan jam tangan mewah dalam penyelidikan kasus dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Barang-barang tersebut disita oleh tim penyidik KPK setelah melakukan serangkaian penggeledahan di berbagai lokasi di Kalimantan Timur dari akhir Mei hingga awal Juni 2024.
PENDIDIKAN
- SDN 002 Tenggarong (Lulus Tahun 1986)
- SMPN 1 Tenggarong (Lulus Tahun 1989)
- SMAN 1 Samarinda (Lulus Tahun 1992)
- ASMTB (Akademi Sekretaris dan Manajemen Taruna Bhakti Bandung)
- Universitas Padjadjaran (S1 Lulus Tahun 2000)
- Universitas Jenderal Soedirman (S2 Lulus Tahun 2005)
ORGANISASI
- Ketua Umum DPD KNPI Kabupaten Kukar
- Ketua Umum DPD IPPI Kabupaten Kukar
- Ketua KORDA INKADO Kaltim
- Bendahara Umum DPP AMMDI
- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kukar
- Ketua KONI Kabupaten Kukar
- Ketua MPI Kabupaten Kukar
- Wakil Bendahara DPP KNPI
KARIER
- Ketua STIE Kabupaten Kukar
- Ketua DPRD Kabupaten Kukar
- Komisaris Utama PT. Ketopong Damai Persada
- Bupati Kutai Kartanegara Periode 2010-2015. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel




































