TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rumput laut selama ini lebih dikenal sebagai pelengkap sushi atau bahan makanan khas Asia. Namun di balik tampilannya yang sederhana, bahan pangan dari laut ini menyimpan beragam nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Rumput laut mengandung vitamin, mineral, serat, hingga senyawa antioksidan yang dapat mendukung berbagai fungsi organ. Bahkan, dalam jumlah konsumsi yang relatif sedikit, makanan ini sudah mampu menyumbang beragam zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Berikut sejumlah manfaat rumput laut yang didukung berbagai penelitian.
- Membantu menjaga kesehatan kelenjar tiroid
Rumput laut merupakan salah satu sumber yodium alami terbaik. Mineral ini dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hormon tiroid yang berperan mengatur metabolisme, pertumbuhan, serta proses perbaikan sel.
Selain yodium, rumput laut juga mengandung asam amino tirosin yang bekerja bersama yodium dalam mendukung fungsi tiroid agar tetap optimal.
- Kaya vitamin dan mineral penting
Setiap jenis rumput laut memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Secara umum, bahan makanan ini mengandung vitamin A, C, E, K, folat, riboflavin, zat besi, dan tembaga.
Beberapa jenis, seperti spirulina, juga dikenal mengandung asam amino esensial, asam lemak omega-3, serta vitamin B12 yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
- Menjadi sumber antioksidan alami
Rumput laut mengandung berbagai senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan flavonoid, karotenoid, hingga fucoxanthin pada rumput laut cokelat diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi sehingga berpotensi membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
- Mendukung kesehatan sistem pencernaan
Kandungan serat pada rumput laut tergolong tinggi dibandingkan banyak jenis sayur dan buah. Serat tersebut berfungsi sebagai prebiotik yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di dalam usus.
Selain itu, senyawa gula alami tertentu dalam rumput laut juga diyakini membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus sehingga kesehatan saluran cerna tetap terpelihara.
- Berpotensi membantu mengontrol berat badan
Serat dalam rumput laut dapat memperlambat proses pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Kondisi ini berpotensi membantu mengurangi keinginan makan berlebihan.
Sejumlah penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa senyawa fucoxanthin dapat membantu mengurangi penumpukan lemak tubuh, meski manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
- Mendukung kesehatan jantung
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi rumput laut, khususnya jenis cokelat, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total maupun kolesterol LDL atau kolesterol jahat.
Rumput laut juga mengandung fukan, yaitu senyawa karbohidrat yang diduga berperan dalam membantu mengurangi risiko pembentukan gumpalan darah yang berlebihan.
- Membantu menjaga kadar gula darah
Rumput laut juga berpotensi mendukung pengendalian kadar gula darah. Kandungan fucoxanthin diduga berperan dalam meningkatkan kontrol glukosa, sementara alginat dapat membantu memperlambat penyerapan gula setelah makan sehingga lonjakan gula darah dapat diminimalkan.
Konsumsi Tetap Perlu Dibatasi
Meski menawarkan banyak manfaat, rumput laut tetap perlu dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Asupan yodium yang terlalu tinggi justru dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid. Selain itu, karena menyerap mineral dari laut, rumput laut juga berpotensi mengandung logam berat seperti merkuri, kadmium, dan timbal, meskipun umumnya masih berada pada kadar yang aman.
Untuk memperoleh manfaat maksimal, pilih produk rumput laut yang berasal dari sumber tepercaya dan jadikan sebagai bagian dari pola makan seimbang, bukan dikonsumsi secara berlebihan.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































