Kebiasaan Simpan Dompet di Saku Belakang Ternyata Bisa Ganggu Postur Tubuh

dompet
ilustrasi menyimpan Dompet di Saku Belakang. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menyimpan dompet di saku belakang celana menjadi kebiasaan yang cukup umum, terutama bagi pria. Posisi tersebut dianggap lebih praktis karena memudahkan dompet diambil saat dibutuhkan.

Namun, kebiasaan membiarkan dompet tetap berada di saku belakang saat duduk, baik ketika bekerja, mengemudi, makan, maupun bersantai, ternyata dapat berdampak pada kesehatan tubuh jika dilakukan terus-menerus.

Para ahli menyebutkan, duduk di atas dompet yang cukup tebal dapat mengubah posisi tubuh sehingga memicu ketidakseimbangan postur hingga menimbulkan keluhan pada punggung dan pinggul.

Advertisement

1. Mengganggu keseimbangan postur tubuh

Dompet yang berada di salah satu sisi bokong membuat posisi duduk menjadi tidak rata. Kondisi ini menyebabkan panggul sedikit miring sehingga tubuh harus menyesuaikan posisi agar tetap tegak.

Penyesuaian tersebut tidak hanya memengaruhi panggul, tetapi juga tulang belakang bagian bawah hingga leher. Jika terjadi berulang setiap hari, otot dan sendi akan menerima beban tambahan yang dapat memicu rasa pegal, kaku, maupun nyeri setelah duduk dalam waktu lama.

Baca Juga :  Pendakian Gunung Kian Populer karena FOMO, Menhut Ingatkan Soal Risiko Keselamata

2. Memicu nyeri punggung dan pinggul

Ketidakseimbangan posisi duduk akibat dompet juga dapat memengaruhi bentuk lengkungan alami tulang belakang.

Saat salah satu sisi panggul lebih tinggi, tulang belakang bagian bawah akan menyesuaikan diri, sedangkan bagian tengah tubuh ikut berubah untuk menjaga kepala tetap berada pada posisi seimbang.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan pada otot, sendi panggul, serta punggung bawah. Akibatnya, tubuh lebih mudah lelah dan keluhan nyeri bisa muncul lebih sering, bahkan menjalar hingga ke kaki.

3. Berisiko menekan saraf skiatik

Dompet yang tebal juga berpotensi memberikan tekanan pada otot piriformis maupun saraf skiatik, yaitu saraf terpanjang yang membentang dari punggung bawah hingga ke kaki.

Baca Juga :  Keunikan Dali ni Horbo, Keju Susu Kerbau Tradisional Nusantara

Tekanan yang berlangsung terus-menerus dapat memicu iritasi pada saraf tersebut. Gejalanya meliputi nyeri pada bokong yang menjalar ke paha atau betis, kesemutan, hingga rasa kebas pada sebagian kaki.

Sebaiknya Lepaskan Dompet Sebelum Duduk

Untuk mengurangi risiko gangguan postur maupun nyeri akibat tekanan pada saraf, sebaiknya keluarkan dompet dari saku belakang sebelum duduk, terutama jika akan bekerja di depan komputer, mengemudi, atau melakukan perjalanan dalam waktu lama.

Langkah sederhana ini membantu menjaga posisi panggul dan tulang belakang tetap seimbang sehingga mengurangi tekanan berlebih pada otot, sendi, maupun saraf. Jika memungkinkan, simpan dompet di saku depan atau di dalam tas agar posisi duduk tetap nyaman dan tubuh terhindar dari gangguan yang dapat muncul akibat kebiasaan tersebut.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel