
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, sahur menjadi sunnah yang sangat dianjurkan. Selain bernilai ibadah, sahur juga membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh agar tetap kuat menjalani aktivitas seharian.
Namun, tantangan terbesar bagi banyak orang adalah rasa kantuk yang berat menjelang imsak. Tak jarang, alarm berbunyi tapi malah dimatikan lalu tertidur kembali. Supaya tidak kebablasan, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
1. Tidur Lebih Awal dan Hindari Begadang
Penyebab utama sulit bangun sahur adalah kurang tidur. Setelah salat Tarawih, usahakan tidak melakukan aktivitas yang terlalu larut seperti scrolling media sosial atau menonton film sampai tengah malam.
Begadang bukan hanya membuat sulit bangun, tetapi juga berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Dengan tidur lebih awal, kualitas istirahat akan lebih baik dan tubuh lebih siap bangun sebelum imsak.
2. Letakkan Alarm Jauh dari Tempat Tidur
Jangan letakkan alarm tepat di samping bantal. Simpan di tempat yang membuat kamu harus berdiri untuk mematikannya, seperti meja atau rak di sudut kamar.
Cara ini efektif mencegah refleks menekan tombol snooze. Saat tubuh sudah berdiri dan bergerak, otak akan lebih cepat terjaga sehingga peluang untuk tidur kembali semakin kecil.
3. Hindari Makan Berat Sebelum Tidur
Makan dalam porsi besar atau makanan pedas sebelum tidur bisa mengganggu kualitas istirahat. Sistem pencernaan akan bekerja lebih keras sehingga tidur menjadi kurang nyenyak.
Sebaiknya makan malam dilakukan 2–3 jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu mencerna makanan dengan baik. Tidur yang berkualitas akan membuatmu lebih segar saat bangun sahur.
4. Manfaatkan Tidur Siang Singkat
Jika memungkinkan, ambil waktu tidur siang sekitar 15–20 menit. Power nap ini membantu memulihkan energi akibat waktu tidur malam yang lebih singkat selama Ramadan.
Tidur siang singkat terbukti membantu menjaga fokus dan stamina, sehingga tubuh tidak terasa terlalu lelah saat harus bangun dini hari.
5. Cukupi Kebutuhan Cairan
Kurang minum bisa membuat tubuh terasa berat dan lemas saat bangun. Cobalah pola 2-4-2: dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur.
Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan lebih mudah terjaga dibandingkan tubuh yang mengalami dehidrasi.
Dengan pengaturan pola tidur, pola makan, dan kebiasaan yang lebih disiplin, kamu bisa bangun sahur dengan lebih segar dan siap menjalani puasa tanpa rasa lemas berlebihan. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































