Anggur Punya Lapisan Putih? Ternyata Ada Manfaatnya untuk Kesegaran Buah

anggur
ilustrasi buah anggur. Fotto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Saat membeli anggur, sebagian orang mungkin pernah menemukan lapisan putih tipis yang menempel di permukaan kulit buah. Sekilas, lapisan tersebut memang tampak seperti jamur atau kotoran sehingga tak jarang membuat orang ragu untuk mengonsumsinya.

Padahal, lapisan putih itu umumnya bukan tanda buah sudah rusak. Sebaliknya, lapisan tersebut merupakan pelindung alami yang membantu menjaga kualitas dan kesegaran anggur.

Bukan Jamur, Melainkan Lapisan Alami

Lapisan putih yang sering terlihat pada kulit anggur dikenal dengan istilah bloom. Lapisan ini terbentuk secara alami selama proses pertumbuhan buah dan diproduksi langsung oleh tanaman.

Advertisement

Keberadaan bloom justru menjadi salah satu indikator bahwa anggur masih memiliki perlindungan alami yang baik. Karena itu, lapisan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Tidak Hanya Ditemukan pada Anggur

Bloom ternyata tidak hanya terdapat pada anggur. Lapisan serupa juga bisa ditemukan pada beberapa jenis buah dan sayuran lain, seperti plum, apel, hingga kubis.

Baca Juga :  Verrell Bramasta Mantap Kawal Pendidikan & Olahraga Setelah Jadi Anggota DPR RI

Bentuknya berupa lapisan tipis berwarna putih kebiruan dengan tekstur menyerupai bubuk halus atau lilin yang menempel di permukaan kulit buah.

Membantu Menjaga Kesegaran Buah

Fungsi utama bloom adalah melindungi buah dari kehilangan kadar air secara berlebihan. Dengan adanya lapisan ini, kelembapan alami buah dapat terjaga sehingga tidak cepat mengering.

Selain itu, bloom juga berperan sebagai pelindung alami yang membantu memperpanjang masa simpan buah. Kandungannya didominasi oleh asam oleanolat, senyawa yang diketahui memiliki sifat antibakteri dan antiradang.

Cara Membedakan Bloom dan Jamur

Meski sama-sama berwarna putih, bloom dan jamur memiliki ciri yang berbeda.

Bloom biasanya menutupi permukaan buah secara merata dengan tekstur halus seperti lapisan lilin. Sementara jamur cenderung muncul dalam bentuk bercak tidak beraturan, berbulu, atau berserabut.

Baca Juga :  Maliq & D'Essentials Hipnotis Penonton di Serenada Enchanting Valley Bogor

Buah yang berjamur juga sering menunjukkan tanda-tanda kerusakan lain, seperti kulit yang mengerut, perubahan warna menjadi kecokelatan, serta munculnya aroma tidak sedap.

Sebaiknya Jangan Langsung Dicuci

Meski aman, anggur tetap perlu dicuci sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan debu dan kotoran yang mungkin menempel selama distribusi dan penyimpanan.

Namun, para ahli menyarankan agar anggur tidak langsung dicuci setelah dibeli. Air dapat menghilangkan lapisan bloom yang berfungsi sebagai pelindung alami. Selain itu, kondisi lembap juga berpotensi mempercepat pertumbuhan jamur.

Karena itu, anggur sebaiknya disimpan dalam keadaan kering dan baru dicuci sesaat sebelum dikonsumsi agar kualitas serta kesegarannya tetap terjaga.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel