TIMETODAY.ID, JAKARTA — Nama Magelang selama ini identik dengan kemegahan Candi Borobudur. Namun, kabupaten di jantung Jawa Tengah ini menyimpan lebih banyak pesona yang layak dijelajahi.
Diapit oleh Yogyakarta dan Semarang, Magelang menawarkan bentang alam yang lengkap, mulai dari hamparan sawah hijau, bukit berkabut, desa pegunungan, hingga spot artistik yang cocok untuk berburu matahari terbit.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Magelang, berikut sembilan destinasi estetik yang patut masuk daftar perjalanan.
1. Svargabumi Borobudur
Berjarak hanya beberapa menit dari kawasan Borobudur, Svargabumi menawarkan konsep wisata sawah modern dengan puluhan spot foto artistik.
Hamparan persawahan produktif di kawasan ini disulap menjadi destinasi visual tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai lahan pertanian.
Jembatan bambu, ayunan, hingga dek kayu dengan latar perbukitan menjadikan tempat ini favorit wisatawan yang mencari panorama ala Ubud versi Magelang.
2. Museum dan Kampung Seni Borobudur
Tak jauh dari gerbang utama Borobudur, destinasi ini menyuguhkan perpaduan sejarah dan seni.
Pengunjung dapat melihat miniatur candi, koleksi patung Buddha, hingga lukisan karya maestro Affandi yang menghadirkan perspektif artistik tentang Borobudur.
Menariknya, area ini dapat dinikmati tanpa biaya tiket masuk.
3. Bukit Rhema (Gereja Ayam)
Bangunan unik berbentuk burung merpati ini menjadi salah satu ikon wisata Magelang.
Popularitasnya melejit setelah muncul dalam film Ada Apa dengan Cinta 2.
Dari puncak “mahkota” bangunan, pengunjung bisa menikmati panorama 360 derajat yang menampilkan Gunung Merapi, Merbabu, hingga siluet Borobudur.
4. Wisata Getek Balong
Bagi pencinta pengalaman autentik, menyusuri Sungai Progo dengan getek bambu tradisional bisa menjadi pilihan.
Perjalanan ini bukan sekadar wisata air, melainkan napak tilas sejarah pengangkutan batu andesit yang konon menjadi material pembangunan Borobudur.
Saat sore hari, pantulan cahaya matahari di atas sungai menciptakan suasana yang menenangkan.
5. Punthuk Setumbu
Inilah salah satu spot sunrise paling ikonik di Indonesia.
Dari atas bukit, wisatawan dapat menyaksikan puncak stupa Borobudur muncul perlahan dari balik kabut pagi dengan latar pegunungan Menoreh.
Momen matahari terbit di tempat ini sering disebut sebagai salah satu yang terbaik di Asia.
6. Taman Baca Melek Huruf
Berada di tengah suasana pedesaan yang tenang, tempat ini menawarkan pengalaman wisata literasi.
Dengan lebih dari seribu koleksi buku, pengunjung bisa membaca sambil menikmati kopi hangat dan panorama perbukitan hijau.
Suasananya menghadirkan sensasi “healing” yang berbeda dari wisata mainstream.
7. Muntilan, “Kota M” ala Gadis Kretek
Popularitas serial Gadis Kretek membuat Muntilan semakin dikenal.
Kecamatan bersejarah ini diyakini menjadi inspirasi “Kota M” dalam novel karya Ratih Kumala.
Wisatawan dapat menelusuri bangunan kolonial, mencicipi kuliner khas seperti tape ketan, hingga singgah ke Candi Mendut dan Candi Pawon.
8. Dusun Butuh, Nepal van Java
Berada di lereng Gunung Sumbing, dusun ini menawarkan pemandangan rumah-rumah bertingkat dengan latar pegunungan yang dramatis.
Kabut tipis di pagi hari menciptakan suasana bak desa di kaki Himalaya, membuatnya dijuluki Nepal van Java.
Sunrise di sini menjadi magnet utama para pemburu foto.
9. Gunung Andong
Bagi pemula yang ingin merasakan sensasi mendaki, Gunung Andong adalah pilihan ideal.
Jalur pendakiannya relatif ramah dengan waktu tempuh sekitar dua jam menuju puncak.
Dari atas, pengunjung akan disuguhi panorama 360 derajat deretan gunung besar seperti Merapi, Merbabu, Sindoro, hingga Sumbing.
Matahari terbit di puncak Andong menjadi penutup sempurna petualangan di Magelang.
Magelang membuktikan dirinya bukan sekadar rumah bagi Borobudur.
Di balik kabut pagi dan lanskap hijaunya, tersimpan banyak destinasi yang menawarkan pengalaman visual sekaligus ketenangan yang sulit dilupakan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































