
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya membuka akses publik terhadap sejumlah dokumen, foto, dan video terkait fenomena benda terbang tak dikenal atau UFO, yang dalam istilah resmi disebut Unidentified Anomalous Phenomena (UAP). Data yang sebelumnya bersifat rahasia itu resmi dideklasifikasi pada Jumat, 8 Mei 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan transparansi pemerintahan Donald Trump. Selama puluhan tahun, topik UFO memicu berbagai spekulasi, teori, hingga inspirasi bagi banyak film Close Encounters of the Third Kind dan E.T. the Extra-Terrestrial.
Dokumen-dokumen tersebut dirilis oleh United States Department of Defense melalui program bernama Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters (PURSUE). Program ini melibatkan sejumlah lembaga, termasuk NASA, Federal Bureau of Investigation, Office of the Director of National Intelligence, dan Department of Energy.
Materi yang dipublikasikan mencakup rekaman video, foto, serta arsip pemerintah yang selama ini tidak dapat diakses masyarakat. Seluruh berkas tersedia secara daring melalui portal resmi pemerintah AS, dan perilisan akan dilakukan secara bertahap.
Pihak Pentagon menegaskan bahwa setiap dokumen telah melalui proses peninjauan untuk memastikan tidak mengganggu keamanan nasional. Meski begitu, sejumlah materi disebut masih memerlukan analisis lebih lanjut.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan banyak catatan mengenai UFO telah lama tersimpan rapat, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik.
Senada dengan itu, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard menyebut lembaga-lembaga intelijen tengah meninjau secara menyeluruh arsip pemerintah terkait UAP sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi.
Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya tumpukan arsip. Namun bagi publik yang selama puluhan tahun bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terlihat di langit, pembukaan dokumen ini menjadi babak baru dalam upaya mengungkap salah satu misteri paling menarik di era modern.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































