Beasiswa Garuda 2026 Kembali Hadir, Tanggung Biaya Kuliah hingga Hidup Bulanan

Beasiswa
ilustrasi Beasiswa . Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pendaftaran Beasiswa Garuda S1 gelombang kedua akan segera dibuka. Program yang menjadi bagian dari ekosistem Sekolah Garuda ini memberi kesempatan bagi siswa kelas 12 SMA/sederajat untuk melanjutkan studi di berbagai bidang strategis, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan, maritim, energi, hingga digitalisasi dan hukum kebijakan publik.

Masa pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei hingga 25 Juni 2026. Melalui program ini, penerima beasiswa akan memperoleh dukungan pembiayaan yang cukup lengkap, mulai dari uang kuliah, biaya pendaftaran, tunjangan buku, transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, biaya hidup bulanan, hingga dana darurat.

Beasiswa Garuda ditujukan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, termasuk program joint degree dan double degree.

Advertisement

Untuk mengikuti seleksi, terdapat sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi. Pendaftar wajib berstatus warga negara Indonesia dan tengah menempuh pendidikan kelas 12 SMA atau sederajat. Selain itu, peserta juga harus masuk kategori eligible SNBP.

Baca Juga :  859 Mahasiswa Unpak Gelombang Pertama Tahun 2024 Diwisuda

Bagi calon mahasiswa yang memilih kampus luar negeri, diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 6,5, TOEFL iBT 80, atau PTE 58. Sementara untuk tujuan kampus dalam negeri dan program double degree, syarat kemampuan bahasa Inggris minimal IELTS 6,0, TOEFL iBT 61, atau PTE 50.

Khusus pendaftar ke negara nonbahasa Inggris, peserta juga harus melampirkan sertifikat bahasa resmi negara tujuan yang diakui PBB. Adapun peserta penyandang disabilitas diwajibkan menyertakan surat keterangan disabilitas.

Selain syarat akademik, peserta juga diminta melampirkan surat keterangan sehat, menyetujui surat pernyataan LPDP, serta tidak sedang menerima beasiswa lain yang didanai LPDP.

Pada persyaratan khusus, peserta diwajibkan memiliki prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat dalam tiga tahun terakhir. Pendaftar juga harus melampirkan hasil tes IQ minimal 110 dan skor Scholastic Assessment Test (SAT) minimal 1.170. Jika belum memiliki SAT, peserta dapat mengikuti Tes Bakat Skolastik yang disediakan.

Program ini juga memprioritaskan siswa dari keluarga kurang mampu. Karena itu, peserta perlu melampirkan bukti kondisi ekonomi seperti kepemilikan KIP, KKS, KJP, KIS, atau status penerima PKH. Bukti penghasilan orang tua selama tiga bulan terakhir serta bukti pembayaran listrik juga menjadi dokumen pendukung yang wajib diunggah.

Baca Juga :  Melawan Penuaan dengan Hormon: Terobosan Baru dalam Perawatan Kulit dan Rambut

Dalam proses pendaftaran, setiap peserta diwajibkan memilih dua tema prioritas dari sepuluh bidang yang telah ditentukan, yakni kesehatan, ketahanan pangan, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, material dan manufaktur maju, maritim, energi, bisnis dan ekonomi, serta hukum dan kebijakan publik.

Peserta juga dapat memilih maksimal tiga perguruan tinggi tujuan dengan skema wilayah berbeda, seperti kampus di Amerika/Kanada, Eropa, Australia, Asia, maupun perguruan tinggi dalam negeri untuk program joint degree atau double degree.

Berikut jadwal pelaksanaan Beasiswa Garuda S1 Gelombang 2:

  • Pendaftaran: 25 Mei–25 Juni 2026
  • Seleksi administrasi: 25 Juni–10 Juli 2026
  • Tes bakat skolastik: 25–30 Juli 2026
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 Agustus 2026

Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Beasiswa Garuda

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel