TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengakui negara-negara Barat telah salah membaca kekuatan Iran dalam konflik melawan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan itu disampaikan di tengah situasi geopolitik yang masih memanas dan upaya damai yang belum menunjukkan titik terang.
Dalam forum diskusi bersama mahasiswa, Merz menyebut Iran ternyata memiliki daya tahan yang lebih kuat dari perkiraan awal. Ia juga menilai Washington belum memiliki pendekatan yang cukup solid untuk mendorong penyelesaian konflik.
“Jelas bahwa Iran lebih kuat dari yang kami perkirakan, dan Amerika tampaknya belum memiliki strategi negosiasi yang benar-benar meyakinkan,” ujarnya, dikutip dari Sputnik, Selasa (28/4/2026).
Menurut Merz, stagnasi dalam proses diplomasi membuka kemungkinan konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah. Ia menilai sikap Iran yang tidak mudah tunduk terhadap tekanan eksternal menjadi salah satu faktor utama mandeknya perundingan.
Ia juga menyoroti pendekatan diplomasi Teheran yang dinilai lebih terukur dan efektif dalam menghadapi tekanan internasional.
“Dalam beberapa hal, Iran menunjukkan pendekatan diplomatik yang lebih matang dalam proses negosiasi,” katanya.
Merz tidak menutupi kekecewaannya terhadap langkah awal AS dan Israel yang dinilai terlalu optimistis dalam memperkirakan durasi konflik.
“Kami sempat berasumsi masalah ini bisa selesai dalam hitungan hari. Namun kini jelas, situasinya jauh lebih kompleks dan belum terselesaikan,” ucapnya.
Sebagai informasi, serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada akhir Februari lalu menyebabkan kerusakan luas dan korban sipil dalam jumlah besar.
Meski gencatan senjata sempat diberlakukan sejak awal April, situasi tetap rapuh dan bergantung pada perkembangan negosiasi lanjutan.
Merz pun berharap jalur diplomasi tetap menjadi pilihan utama untuk meredakan ketegangan yang berpotensi meluas di kawasan tersebut.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































