Insiden Penembakan Dekat Gedung Putih, Dua Garda Nasional Jadi Korban

Gedung Putih
Gedung Putih sempat dikunci (lockdown) setelah dua personel Garda Nasional Amerika Serikat ditembak, Rabu (26/11). Foto: AP

TIMETODAY.ID, JAKARTA  — Gedung Putih dikunci (lockdown) akibat insiden penembakan terhadap dua anggota Garda Nasional Amerika Serikat, Rabu (26/11/2025). Penembakan terjadi hanya beberapa blok dari kompleks kantor Presiden AS Donald Trump.

Menurut sumber pejabat Gedung Putih yang dikutip kantor berita Rusia RIA Novosti, akses keluar-masuk ke Gedung Putih langsung ditutup usai kejadian.

Baca Juga :  Situasi Memanas, Trump Klaim Iran Bisa Dihancurkan dalam Satu Malam

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, membenarkan langkah pengamanan tersebut.

Advertisement

“Gedung Putih mengetahui dan secara aktif memantau situasi tragis ini. Presiden telah diberi pengarahan,” ujarnya.

Area di sekitar Gedung Putih juga disterilkan dan keamanan diperketat. Tak hanya Secret Service, penjagaan diperluas melibatkan Garda Nasional dan kepolisian.

Baca Juga :  Prabowo Hadiri Agenda Keagamaan Nasional, Pengurus MUI Periode Baru Dikukuhkan

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, menyampaikan bahwa seorang pelaku telah ditangkap. Namun identitas serta motif penyerangan belum dapat dipastikan. Pemerintah menduga pelaku bertindak seorang diri.

Hingga saat ini, kondisi dua anggota Garda Nasional yang menjadi korban belum diumumkan secara resmi.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel